Connect with us

Sumut

Fitriani Manurung : Ditetapkannya Danau Toba UNESCO Global Geopark, Medan Harus Ambil Bagian

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hj.Fitriani Manurung mengaku bangga dengan ditetapkannya kawasan Danau Toba menjadi UNESCO Global Geopark yang disepakati Dewan Eksekutif United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada sidang ke-209, Selasa (7/7/2020) di Paris.

“Sebagai orang Sumatera Utara kita tentunya bangga, kawasan Danau Toba resmi menjadi UNESCO Global Geopark. Mudah-mudahan kedepan, Sumatera Utara khusunya bisa lebih baik lagi,” ucap Fitriani Manurung saat ditanya wartawan, Jumat (10/07/2020).

Terkait UNESCO Global Geopark ini, Fitriani Manurung mengharapka Kabupaten Kota di Sumatera Utara bisa memanfatkan potensi ini. “Khusus Kota Medan, kehadiran UNESCO Global Geopark jelas sangat menguntungkan jika Kota Medan mampu mengubah citranya sebagai Kota yang layak untuk disinggahi dan dinikmati,” ungkapnya.

Bayangkan saja, kata Fitriani Manurung, dengan perbaikan dari berbagai lini bukan tidak mungkin, ke depan kawasan UNESCO Global Geopark bakal menjadi daya tarik wisata yang menjanjikan. Disinilah Kota Medan harus mampu memanfaatkan momennya, bisa menarik wisatawan yang tujuannya ke UNESCO Global Geopark bisa tertarik untuk menikmati Kota Medan.

“Dengan momen ini, Kota Medan harus mampu menjual diri kepada khalayak dunia, bahwa Medan layak untuk dinikmati. Medan memiliki segudang daya tarik, dari wisata kuiner, wisata sejarah dan lainnya,” jelasnya.

Maka sangat disayangkan, jika hari ini dan ke depan Kota Medan tidak mampu mencitrakan Kotanya sebagai Kota yang layak diperhitungkan. “Dari wisata kuliner, Medan terkenal sebagai surganya kuliner. Maka sangat disayangkan jika Medan tidak bisa menjual ini. Dengan poensi ini Wisatawan yang tertarik berkunjung ke UNESCO Global Geopark, diharapkan turut juga bisa menikmati Kota Medan,” jelasnya.

Sebagai Kota jasa yang didukung dengan pasilitas penunjang pariwisata seperti perhotelan, penginapan dan lainnya Kota Medan harus bisa meyakinkan wisatawan agar tetap singgah di Kota Medan. “Harus juga tertanam dalam benak wisatawan mancanegara dan lokal, keyakinan bahwa kurang pas jika mengunjungi Sumatera Utara kalau tidak menikmati suasana Kota Medan,” ungkap tokoh perempuan Kota Medan ini.

Kandidat Doktor Universitas Negeri Medan mengharapkan Pemerintah Kota Medan harus bekerja keras dalam mewujudkan Kota Medan sebagai Kota yang layak untuk dinikmati. “Dengan kehadiran infrastruktur yang memadai menuju UNESCO Global Geopark, kita tidak berharap Medan menjadi Kota yang kurang diminati. Mengingat, kota-kota yang berada dijalur menuju ke UNESCO Global Geopark pastinya sudah menyiapkan semua fasilitasnya agar juga bisa disinggahi dan dinikmati para pelancong,” tukasnya.

Perempuan yang juga Bakal Calon Wakil Walikota Medan menegaskan, kedepan Pemerintah Kota Medan jangan terlalu percaya diri mengingat dengan kehadiran status kawasan Danau Toba menjadi UNESCO Global Geopark, Kota Kabupaten di Sumatera Utara bakal berpacu untuk meningkatkan pelayanannya.

“Makanya jangan heran, kedepan para pelancong akan beralih dari Medan, menikmati Durian di Siantar, menginap di Deliserdang yang aksesnya dekat ke Bandara, atau menikmati kopi di kawasan danau toba karena rasanya sama saja meskipun menikmatinya di Medan,” jelasnya seraya mengatakan semuanya ini bisa dibangkitkan jika Pemko Medan mampu mempasilitasi para pelaku usaha untuk berinovasi, memberi kenyamanan dan kepastian keamanan mereka berjualan. (lamru)

Advertisement