Connect with us

Dunia

Wali Kota Seoul Hilang Misterius

Published

on

Ilustrasi Walikota Seoul Park Won Soon. (Foto/dok internet)


Seoul,Geosiar.com

Otoritas Korea Selatan (Korsel) tengah mencari keberadaan Wali Kota Seoul Park Won Soon yang dilaporkan hilang secara misterius. Wali Kota Seoul Hilang Misterius

Upaya pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh kepolisian setempat.
Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Kamis (9/7/2020), Kepolisian Metropolitan Seoul menyatakan bahwa pencarian kini difokuskan di area sekitar Sungbuk-dong, sebuah distrik di Seoul bagian utara, yang menjadi lokasi terakhir sinyal telepon genggamnya terdeteksi.

Anak perempuan Park melaporkan ayahnya hilang pada Kamis (9/7) sore, sekitar pukul 17.17 waktu setempat. Sang anak menuturkan kepada polisi bahwa telepon genggam ayahnya dalam keadaan mati sehingga tidak bisa dihubungi.


Dalam laporannya kepada polisi, sang anak menuturkan bahwa ayahnya sempat menyampaikan pesan verbal yang terdengar seperti wasiat, sebelum meninggalkan rumah sekitar 4-5 jam sebelumnya. Kepolisian menyebut sang anak tidak menjelaskan lebih detail soal pesan verbal tersebut.

Hanya disebutkan bahwa anak perempuan Park memutuskan untuk melapor ke polisi karena dia tidak bisa menghubungi telepon genggam ayahnya.

Operasi pencarian besar-besaran telah dilakukan kepolisian untuk mencari Park. Disebutkan bahwa sekitar 150 personel kepolisian, sebuah drone dan seekor anjing pelacak dikerahkan dalam misi pencarian itu.


Secara terpisah, seorang pejabat kantor Pemerintah Metropolitan Seoul, Kim Ji-Hyeong, mengonfirmasi bahwa Park tidak masuk kerja di kantor pada Kamis (9/7) karena alasan yang tidak disebutkan. Park bahkan membatalkan seluruh jadwalnya, termasuk rapat dengan pejabat kantor kepresidenan di kantornya di Balai Kota Seoul.

Park yang menjabat Wali Kota Seoul sejak tahun 2011, dipandang sebagai kandidat calon presiden potensial untuk kalangan liberal dalam pemilihan presiden (pilpres) Korsel tahun 2022 mendatang. Park merupakan anggota dari Partai Demokratik yang menaungi Presiden Moon Jae-In.

Hilangnya Park ini terjadi saat Korsel tengah menghadapi gelombang kedua virus Corona (COVID-19), dengan Seoul sebagai pusatnya. Otoritas setempat berjuang keras untuk melacak kontak di tengah kenaikan kasus Corona terkait kelab malam, kebaktian gereja, gudang e-commerce dan salesman door-to-door.(dtk/red)

Advertisement