Connect with us

Sumut

Tak Miliki Izin, Polda Sumut Himbau Agar Aktivitas PT AM di Desa Gunung Manumpak B Dihentikan

Published

on

Aktivitas yang dilakukan PT AM masih tetap berlangsung walau tak miliki izin. Tampak dilokasi sejumlah truck masih berjalan. (Foto/ist)

Deli Serdang,Geosiar.com

Meski Unit IV Subdit IV / Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut sudah turun ke lokasi penambangan batu koral dan penggilingan batu pecah tanpa izin yang dikelola PT Adiguna Makmur (AM), serta dugaan penebangan kayu di Desa Gunung Manumpak B Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang namun aktivitasnya tetap berlanjut.

Informasi diperoleh, Kamis (9/7/2020), 10 dump truk bermuatan batu pecah keluar dari lokasi yang dikelola PT AM pada Rabu (8/7/2020) malam. Padahal, Staf Bagian Umum Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumatera Utara yang dikonfirmasi sejumlah wartawan beberapa waktu lalu memastikan, jika tidak ada satu izinpun diberikan untuk kegiatan penambangan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang.

Bahkan Unit IV Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut sudah melayangkan panggilan dan menghimbau agar PT AM menghentikan kegiatannya. Namun himbauan itu tak berarti apa-apa dan panggilan dari Polda Sumut itupun terkesan tak digubris. Karena hingga saat ini PT AM masih melakukan kegiatan penambangan batu koral dan penggilingan batu pecah.

Kegiatan PT AM yang melakukan penambangan batu koral dan penggilingan batu pecah dan dugaan penebangan kayu disekitar Sungai Lau Buaya dan Sungai Lau Singkam itu, mengundang protes warga setempat. Salah seorang warga berinisial SS (42) menyatakan jika mereka (PT AM) bisa melakukan penambangan tanpa izin, maka ia juga bisa menggali batu koral yang ada dilokasi lahan miliknya sendiri tapi dengan catatan jangan ditangkap atau dihentikan.

“Kenapa mereka bisa, kami warga setempat tidak bisa? Sampai dua turunan pun batu koral yang ada dilahan kami itu tidak bakal habis meski setiap hari digali atau dilakukan penambangan. Kayu disekitar Sungai Lau Singkam pun sudah habis ditebang dan diangkut keluar lokasi tapi tidak pernah ditangkap,” ujarnya.(svc/red)

Advertisement