Connect with us

Sumut

Terkait Pelaksanaan Ajaran Baru Masa Pandemi, Ini Saran Fitriani Manurung

Published

on

Medan, Geosiar.com – Tokoh pendidikan Hj Fitriani Manurung minta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memberikan perhatian khusus terkait rencana pelaksanaan ajaran baru masa pandemi apalagi status Kota Medan zona merah penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid 19). Untuk itu, Pemko Medan agar benar-benar menyiapkan seluruh komponen terkait protokol kesehatan, guna memastikan siswa terlindungi.

Desakan ini disampaikan tokoh perempuan di bidang pendidikan, Hj.Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd sekaitan dengan akan dimulainya tahun ajaran baru 13 Juli 2020 mendatang.

“Saya kira Pemko Medan perlu memastikan seluruh protokol kesehatan benar-benar dijalankan dengan baik dan benar di sekolah-sekolah. Kekhawatiran masyarakat saat ini masih sangat tinggi, mengingat Medan masih merupakan Zona Merah pandemi Corona,” ungkapnya kepada wartawan di Medan, Rabu (08/07/2020).

Kandidat Doktor UNIMED ini menyarankan Pemko Medan untuk mengkaji terkait penyelenggaran belajar mengajar siswa saat pandemi ini. “Kita mendapatkan masukan beragam dari masyarakat, mereka meminta Pemko mengkaji kembali soal pelaksanaan belajar mengajar siswa saat pandemi ini. Masyarakat mengusulkan Pemko Medan untuk tetap menunda proses belajar mengajar secara tatap muka dikarenakan kondisi Medan masih Zona Merah,” jelasnya.

Tahun ajaran 2020-2021 ini merupakan tantangan terberat bagi Pemko Medan dikarenakan harus memberikan perhatian terhadap upaya memutus mata rantai penyebaran corona. “Kita sarankan Pemko Medan menciptakan strategi yang efektif bagi siswa jika memang harus melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka,” harapnya.

Begitu juga jika proses pelajaran dilakukan secara daring, tentunya tidak semua masyarakat bisa menyediakan pasilitas untuk anak-anaknya.

“Pengadaan fasilitas android sebagai pendukung proses pembelajaran juga dikeluhkan orangtua siswa. Ini juga harus menjadi perhatian,” jelasnya.

Dikatakan Fitriani Manurung, upaya memutus mata rantai virus corona harus dilakukan terlebih dahulu dalam upaya melindungi generasi anak bangsa. “Yang paling penting hari ini adalah bagaimana melindungi anak bangsa dari Pandemi Corona ini. Meski banyak pihak menyadari proses belajar mengajar ini penting tetapi masih bisa dilakukan dengan cara yang lain,” jelasnya.

Pihaknya yakin, Pemko Medan telah menyiapkan formula-formula terbaiknya dalam menyikapi persoalan di lapangan. “Sebagai warga masyarakat kita sepatutnya terus memberikan masukan dan dorongan agar Pemko Medan bisa mengeluarkan kebijakan yang benar-benar baik untuk masyarakat,” ucapnya. (lamru)

Advertisement