Connect with us

Olahraga

PSSI Minta Pendampingan Kemenpora Susun Anggaran Piala Dunia U-20

Published

on

Ilustrasi. (Foto/dok)



Jakarta,Geosiar.com

PSSI meminta pendampingan Kemenpora untuk membuat proposal anggaran persiapan Piala Dunia U-20 2021. PSSI mengakui tak bisa mengerjakan rancangan sendirian.

Sebelumnya Kemenpora sempat menagih PSSI untuk segera menyelesaikan rancangan anggaran. Sebenarnya federasi sepakbola Indonesia sudah pernah membuat itu saat berkunjung ke Kemenpora pada, Rabu (24/6/2020).

Belakangan, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S Dewa Broto mengatakan bahwa proposal dari PSSI harus direvisi. Hingga saat ini, PSSI masih juga belum merampungkan proposal tersebut.

Padahal pencairan uang negara dari APBN (Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara) memerlukan proses yang tidak sebentar. Di satu sisi, persiapan menyambut Piala Dunia U-20 sudah harus dimulai setelah sempat tertahan pandemi virus corona.

Menjawab hal ini, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menegaskan sudah tak ada masalah lagi. Kolaborasi antara PSSI dan Pemerintah disebutnya tengah menyelesaikan permasalahan anggaran ini secara bersama.

“Terkait anggaran sudah diharmonisasi, tak ada masalah. Kami sangat berterima kasih telah diback-up oleh pemerintah,” kata Mochamad Iriawan dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jumat (3/7/2020).

“Nanti, item peruntukannya banyak sekali. Untuk pelatih, uang saku, transportasi, dan akomodasi. Pendampingan dari Kemenpora sangat penting, apalagi kami belum pernah (membuat rancangan anggaran).

Menpora Zainudin Amali juga mengamini ucapan Mochamad Iriawan. Ia juga mengapresiasi kinerja PSSI dalam mengurus rancangan anggaran.

Kedua belah pihak memang berkolaborasi setelah mendapat arahan dari Presiden RI Joko Widodo dalam Rapat Internal Terbatas (Ratas) kabinet, pada Rabu (1/7/2020). Kolaborasi keduanya disatukan dalam wadah Panitia Pelaksana Piala Dunia U-20 atau FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC).

“Pak Ketum (Mochamad Iriawan) mengawal sinkronisasi anggaran. Kami sangat cair dan kompak dan komunikasi kami sangat mudah. Mohon untuk diberitakan yang sejuk sehingga publik juga akan memberikan support,” tutur Zainudin Amali.(dtk/red)

Advertisement