Connect with us

Dunia

40 Negara Galang Dana Vaksin Covid-19 Rp 100 Triliun

Published

on

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen. (Foto/ dok internet)

Geosiar.com, Brussels

Sebuah upaya penggalangan dana global untuk penanganan pandemi Covid-19 berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2020.

Penggalangan dana ini berhasil mengumpulkan dana sekitar US$6.9 miliar atau sekitar Rp100 triliun.

“Dana ini untuk pengadaan vaksin bagi setiap orang yang membutuhkannya,” begitu dilansir Reuters pada Minggu, 28 Juni 2020.


Penggalangan dana ini melibatkan sejumlah lembaga besar dunia seperti Komisi Eropa, pemerintah Amerika Serikat, dan Global Citizen.

Sejumlah donator menggelontorkan dana besar-besaran seperti Bank Investasi Eropa atau European Investment Bank sebesar US$5.5 miliar atau sekitar Rp78 triliun.

Pemerintah AS berdonasi sekitar US$545 juta atau sekitar Rp7.8 triliun. Sedangkan pemerintah Jerman dengan donasi 383 juta euro atau sekitar Rp6.2 triliun.

Pemerintah Kanada menyumbang US$219 juta atau sekitar Rp3.1 triliun. Dan pemerintah Qatar menyumbang US$10 juta atau sekitar Rp143 miliar.

“Sebanyak 40 pemerintah ikut serta dalam pertemuan puncak ini,” begitu dilansir Reuters.

Acara ini juga dimeriahkan secara virtual konser musik seperti Miley Cyrus, Justin Bieber, Shakira, Chloe X Halle, dan Usher.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan semua orang harus punya akses ke vaksin Covid-19.

“Saya berusaha meyakinkan negara berpendapatan tinggi untuk membuat vaksin tersedia bukan hanya untuk rakyat mereka tapi juga untuk rakyat dari negara berpendapatan menengah dan rendah. Ini adalah ujian solidaritas,” kata Leyen.

Seperti dilansir Channel News Asia, pandemi Corona ini merebak di Kota Wuhan pada Desember 2019. Namun, seperti dilansir CNN, tim peneliti dari Harvard University menduga wabah ini mulai menyebar sejak pertengahan 2019 di Kota Wuhan, Cina.

Saat ini, jumlah kasus Covid-19 telah melewati 10 kasus di seluruh dunia. Jumlah korban meninggal sebanyak sekitar 500 ribu orang dengan jumlah korban sembuh sebanyak 5.05 juta orang.(tmp/red)

Advertisement