Connect with us

Politik

Fitriani Manurung Mengaku ‘Siap Tempur’ di Pilkada Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Hingga hari ini, baru satu orang perempuan yang meyatakan ‘siap tempur’ di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan, 9 Desember 2020 mendatang. Meski dalam setiap perhelatan Pilkada Kota Medan belum ada sosok perempuan yang berhasil memenangkannya, kehadiran sosok perempuan menjadi bukti bahwa mereka patut diperhitungkang.

Hj.Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd adalah salah satu tokoh perempuan yang disebut-sebut memiliki peluang besar. Selain sebagai kader PDI Perjuangan yang merupakan Partai besar pemenang pemilu, Fitriani Manurung dinilai memiliki bobot untuk bertarung di Kota Medan. Perempuan berhijab ini merupakan tokoh perempuan yang bergerak dibidang pendidikan yang juga akan segera merampungkan gelar Doktor Pendidikan Dasar di Universitas Negeri Medan.

Saat ditanya terkait pencalonannya sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Medan, Fitriani Manurung nampak berdiplomasi.

“Sebagai kader tentunya kita ikut mekanisme partai, kita diharuskan siap jika ditugaskan dimanapun. Intinya apapun keputusan yang dikeluarkan partai kita siap melaksanakannya,” ungkap Fitriani Manurung kepada wartawan di Medan, Senin (22/06/2020).

Saat ditanya terkait sosok perempuan di pentas Pilkada Kota Medan, Fitriani Manurung menerangkan, dalam setiap pelaksanaan Pilkada Kota Medan, kaum perempuan selalu mendapat tempat yang spesial.

“Beberapa pelaksanaan Pilkada Kota Medan seperti kita ketahui selalu diikuti calon perempuan, seperti Nurlisa Ginting dan Nelly Armayanti pada Pilkada beberapa tahun silam. Jadi Pilkada Medan selalu memberikan tempat yang spesial bagi perempuan,” jelasnya.

Untuk itulah, dirinya sangat yakin, partai-partai yang hari ini ada akan sangat memperhitungkan posisi perempuan di Pilkada. “Karena perempuan selalu mendapat tempat yang spesial, kita (Kaum perempuan-red) yakin bahwa parpol-parpol yang ada juga memperhatikan suara perempuan,” ungkapnya.

Saat ditanya soal pencalonannya di PDI Perjuangan sebagai Balon Wakil Walikota Medan, Fitriani Manurung menuturkan bahwa sebagai kader PDI Perjuangan pengabdian tertinggi adalah melayani masyarakat.

“Soal pendaftaran saya ke PDI Perjuangan telah melalui banyak pertimbangan, dari keluarga, dari partai, dari sahabat dan juga civitas tempat saya menimba ilmu. Pada dasarnya mereka sangat mendukung,” jelasnya seraya mengatakan tujuan pencalonannya sebagai Balon Wakil Walikota berangkat dari keprihatinan dimana Kepala Daerah di Kota Medan selalu bermasalah dengan aparat hukum. (lamru/rel)

Advertisement