Connect with us

Nasional

Daging Sapi dan Kerbau Impor akan Masuk Indonesia Sebanyak 60 Ribu Ton

Published

on

Ilustrasi daging sapi

Geosiar.com, Jakarta – Daging sapi dan kerbau impor akan masuk ke Indonesia sebanyak 60 ribu ton. Pengiriman mulai akhir Mei hingga Desember 2020. Hal itu lantaran perusahaan pelat merah atau PT Berdikari (Persero) sudah memperoleh izin impor dari Kementerian Perdagangan, 50 ribu untuk daging kerbau India serta 10 ribu untuk daging sapi Brazil.

“Sampai saat ini perusahaan telah melakukan kontrak pembelian dengan beberapa pemasok daging kerbau India dan shipment sudah mulai berjalan,” ujar Direktur Utama Berdikari, Harry Warganegara, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Hari ini, lanjutnya, pengiriman pertama daging kerbau India sudah masuk ke Indonesia melalui pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, sebanyak 672 ton.

Lanjut Harry, Berdikari sudah menyelesaikan negosiasi kontrak dengan beberapa pemasok daging kerbau. Sehingga, sebanyak 1.960 ton akan masih bertahap hingga akhir Juni 2020.

Kemudian untuk daging sapi Brazil, proses impor juga tengah disiapkan. Hingga kini mereka juga sudah melakukan kontrak pembelian awal dengan salah satu supplier sebanyak 1.120 ton.

“Diperkirakan akan sampai sebelum akhir Juni 2020,” ujar Harry.

Berdikari, tambah Harry bakal terus menambah jumlah impor sesuai dengan kuota 60 ribu yang mereka terima tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan negosiasi kontrak dengan beberapa supplier,” ujarnya.

Herry berharap masuknya daging kerbau India ke Indonesia busa menjaga ketersediaan bahan pangan nasional. Dan supaya kebutuhan protein dari daging bisa terpenuhi serta menjaga stabilitas harga tetap terjangkau.

Advertisement