Connect with us

Lifestyle

Teh Hijau Bisa Rusak Pola Tidur, Kok Bisa?

Published

on

Ilustrasi Teh Hijau

Geosiar.com, Lifestyle – Sebagian besar orang menganggap teh hijau merupakan salah satu minuman paling sehat di dunia. Kandungan flavonoid di dalamnya diyakini mampu membantu mengurangi peradangan, membantu menurunkan kolesterol jahat serta menurunkan risiko serangan jantung hingga stroke.

Akan tetapi, alangkah baiknya untuk tidak minum teh hijau sebelum tidur. Pernyataan tersebut disampaikan Harvard Medical Scholl.

Dikutip dari Purewow pada Selasa (26/5/2020), teh hijau mengandung kafein meskipun tidak sebesar kopi. Akan tetapi bukan berarti teh hijau menjadi minuman pengantar tidur.

“Jumlah berapapun akan memicu adrenalin dan hormon untuk tetap dalam keadaan lebih sedikit. Satu atau dua cangkir di awal atau tengah hari adalah ide yang lebih baik,” kata seorang ahli gizi, Sarah Adler.

Teh hijau dikemas bersama asam amino L-theanine, senyawa anti kecemasan dan peningkat dopamin yang kuat. Sehingga dapat membantu meningkatkan aktivitas neuron di otak sekaligus meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

Kafein pada teh hijau bisa membuat tubuh terjaga. Sehingga disarankan untuk tidak minum teh hijau setidaknya dua jam sebelum tidur.

Jadi, disarankan untuk mengonsumsi teh hijau di pagi hari lantaran ia akan memberikan energi tambahan dan membuat otak bekerja secara maksimal.