Connect with us

Sumut

Covid-19 di Sumut 25 Mei: Positif Tambah 4, Jadi 315 Orang dari Daerah Ini

Published

on

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan D SpB

Geosiar.com, Medan – Hari ini, Senin (25/5/2020) sudah 315 orang pasien positif terinfeksi covid-19 PCR di Provinsi Sumatra Utara (Sumut). Artinya, bertambah 4 orang pasien positif virus corona atau covid-19 jika dibandingkan Minggu sore kemarin yang jumlahnya sebanyak 311 orang.

“Totalnya hingga Senin sore 315 orang,” tutur Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan D SpB kepada awak media di Medan pada Senin (25/05/2020) sore.

Tercatat di Medan total positif covid-19 sebanyak 214 orang dan di Deli Serdang 41 orang. Kemarin di Medan jumlahnya masih 210 orang dan Deli Serdang 37 orang.

Jumlah di Medan serta Deli Serdang bertambah setelah 5 orang yang sebelumnya tidak diketahui identitasnya, akan tetapi belakangan ini sudah diketahui warga Medan dan Deli Serdang.

Lalu Pematang Siantar dan Simalungun masing-masing ada 16 orang.

Sementara di Langkat, tercatat pertambahan 1 orang pasien positif pada Senin. Totalnya menjadi 3 orang.

Dari 315 orang pasien positif itu, 34 diantaranya meninggal dunia. Artinya tidak ada pertambahan jumlah yang meninggal pada Senin sore ini dibanding kemarin.

Pasien sembuh semakin banyak atau pada Senin sore, yaitu bertambah 6 orang menjadi 114 orang. Sebelumnya pada Minggu sore jumlahnya 108 orang. Dan total pasien positif yang dirawat 167 orang.

Whiko menyebutkan, jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit sebanyak 175 orang atau berkurang 6 orang dari Minggu sore sebanyak 181 orang.

Sementara PDP yang sembuh sebanyak 277 orang atau bertambah 16 orang dari Minggu sore sebanyak 161 orang. Selanjutnya jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 462 orang atau bertambah 4 orang dari Minggu sore sebanyak 458 orang.

Pertambahan positif covid-19 diprediksi masih akan terus terjadi di Sumut. Wikho mengimbau agar masyarakat harus lebih ketat lagi melaksanakan protokol pencegahan penularan covid-19.

“Janganlah abai, tetapi harus tetap memakai masker, jaga jarak, jangan bepergian atau tetaplah selalu di rumah, serta hindari keramaian. Wabah covid-19 sejauh ini belum ada vaksinnya sehingga menjalankan protokol pencegahan covid-19 merupakan keharusan,” tandas Whiko.