Connect with us

Sumut

Jelang Salat Idul Fitri, Polda Sumut Semprot Masjid Raya dengan Disinfektan

Published

on

Masjid Raya Medan

Geosiar.com, Medan – Tim khusus Sub Detasemen KBR Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) mensterilkan pelataran Masjid Raya Al-Mashun, Medan, Sumut, dengan menyemprot disinfektan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Masjid tersebut adalah salah satu situs bersejarah peninggalan Kesultanan Deli di Kota Medan.

Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Raya Al-Mashun, Ulumuddin Siradj mengungkapkan, penyelenggaraan salat Idul Fitri (Id) tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran corona atau covid-19. Di antaranya jemaah diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan, membawa sajadah sendiri serta menjaga jarak dari jamaah lain.

“Ini supaya tetap terahindar dari Covid-19,” katanya.

Sejumlah personel Brimob juga membersihkan seluruh pelataran dan pintu masuk masjid menggunakan cairan disinfektan. Untuk akses masuk dijaga oleh sejumlah petugas Satpol PP serta diwajibkan melewati bilik disinfektan.

Selain itu, Personel Brimob, Iptu Joko Siswoyo mengatakan sedikitinya ada delapan masjid yang terletak di inti Kota Medan yang menggelar salat Id besok. Menurutnya penyemprotan dilakukan guna mencegah penyebaran covid-19.

“Kami melakukan penyemprotan di delapan masjid yang akan menyelenggarakan salat Idul Fitri besok,” kata dia.

Sementara Subden Kimia, Biologi dan Radioaktif Detasemen Brimob Polda Sumut mengerahkan tiga tim untuk melakukan penyemprotan mulai Sabtu siang.

Pelaksanaan salat Id di Masjid Raya Medan biasanya yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dan selalu dipenuhi masyarakat Medan. Bahkan jemaah biasa memadati hingga ke badan jalan.

Pihak BKM juga memprediksi jemaah salat Id tahun ini tidak seramai tahun sebelumnya. Mereka juga mengimbau kepada warga yang kurang sehat supaya tetap salat di rumah.