Connect with us

Sumut

Penjual Bakso di Sergai Bawa Kabur Anak Dibawah Umur, Setubuhi 6 Kali di Kostan

Published

on

Tersangka Fatan

Geosiar.com, Sergai – Team Kejahatan Anti Bandit (TEKAB) Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengamankan pemuda SR alias Fatan (21) pemuda asal Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, karena melarikan gadis di bawah umur, sebut saja Melati (16) (nama samaran) pada Minggu (17/05/2020).

SR kesehariannya bekerja sebagai penjual Bakso di Dusun IV, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai sedangkan Melati (korban) merupakan warga Pantai Cermin, Sergai.

Menurut informasi, kejadian bermula saat Fatan berkenalan dengan Melati yang pada saat itu sedang makan bakso di warung bakso tempat Fatan bekerja. Melihat Melati sering membeli bakso diwarungnya, Fatan memberanikan diri untuk berkenalan dengan Melati bermaksud menjalin hubungan lebih dekat.

Senin (11/05/2020) lalu, Fatan pun mengutarakan isi hatinya kepada Melati melalui handphone, Melati pun menerima ungkapan hati fatan.

Kemudian pada Selasa (12/5/2020) sekira pukul 01.00 WIB, saat Fatan bersama Melati makan di cafe kota Perbaungan, dilanda kasmaran Fatan pun berniat mengajak Melati untuk pergi ke Lampung dengan iming-iming akan menikahi melati nantinya. Namun Melati tidak mengindahkannya.

Saat larut malam, Fatan mengaku tidak berani mengantar Melati pulang ke rumahnya. Fatan pun mengajak melati menginap di kost, di wilayah Tanjung Morawa.

Selama 5 hari, mulai 11 Mei-16 Mei 2020, Fatan membujuk Melati melakukan hubungan suami istri dengan iming-iming akan bertanggung jawab untuk menikahi Melati. Perempuan itupun luluh hati dan pasrah disetubuhi Fatah.

Kehilangan Melati 5 hari, orang tua Melati mencoba menghubungi putrinya itu, namun tidak bisa dihubungi. Kegelisahan orang tua Melati pun timbul hingga minta tolong kepada saudaranya untuk melacak keberadaan Melati.

Akhirnya Melati diketahui sedang berada di kost-kostsan Tanjung Morawa. Kemudian pihak keluarga menjemputnya tepat di simpang Tanjung Morawa, namun Fatan tetap berada dikamar kost.

Mengetahui keberadaan Fatan sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku dijemput pihak keluarga bersama Tekab Sat Reskrim Polres Sergai.

Saat dilakukan pemeriksaan, Fatan mengaku bahwa dalam 5 hari membawa kabur Melati dan mengaku sudah 6 kali menyetubuhi korban selama berada di Kost-kostsan.

Sementara Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum, Senin (18/05/2020) membenarkan penangkapan pelaku SR alias Fatan terkait kasus melarikan perempuan belum dewasa tidak dengan kemauan orang tuanya dan persetubuhan kepada korban.

“Pelaku SR alias Fatan ditangkap Tim bersama pihak keluarga saat berada di sebuah kost-kostsan terletak di Tanjung Morawa, Deli Serdang,” Kata AKBP Robin.

“Pelaku kita kenangkan pasal 332 ayat (1) ke 1e KUHPidana dan 81 ayat (2) Jo pasal 76D dari UU RI Nomor tahun 2016 tentang penetapan pemerintah pengganti UU RI no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang- undang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun Penjara,” tutup Kapolres. (art)