Connect with us

Dunia

Taiwan Rayakan 1 Tahun Pernikahan Sesama Jenis

Published

on

Parade LGBT di Taiwan

Geosiar.com, Taiwan – Pada Minggu (17/5/2020) tepat setahun, Parlemen Taiwan menerbitkan aturan yang melegalkan pernikahan sesama jenis. Taiwan menjadi negara pertama di Asia yang mengizinkan pernikahan sesama jenis.

Tepat setahun, sudah 3.600 pasangan dapat melangsungkan pernikahan legal. Lolosnya kebijakan ini tidak melalui jalan mudah lewat tiga dekade advokasi oleh kelompok masyarakat sipil.

Kelompok LGBT berharap pernikahan sesama jenis bisa melangkah lebih maju. Di antaranya melalui pengakuan pernikahan sesama jenis untuk pasangan antar-kewarganegaraan.

“Persamaan derajat dalam pernikahan tidak boleh dibatasi oleh kewarganegaraan,” ujar sekretaris jenderal lembaga hak sipil Taiwan Alliance to Promote Civil Partnership Rights, seperti dikutip dari Kumparan pada Senin (18/5/2020).

Kini, setidaknya ada 1.000 lebih pasangan sejenis yang merupakan hubungan beda kewarganegaraan. Salah satunya ialah warga negara Malaysia Tan Bee Guat yang tinggal dan memiliki pasangan di Taiwan.

“Tidak ada perlindungan hukum untuk kami yang tidak bisa menikah,” ungkap Tan.

Polarisasi terkait pernikahan sejenis masih terus berlangsung di kalangan masyarakat. Dalam jajak pendapat November lalu, 67 persen masyarakat menolak kebijakan tersebut.

Kendati begitu, Taiwan adalah negara yang aman untuk kelompok LGBT di kawasan Asia. Taiwan menjadi tuan rumah pride parade terbesar dengan peserta mencapai 200 ribu. Tujuan parade ini untuk menunjukkan rasa percaya diri kelompok ekspresi gender dan identitas seksual yang kerap mendapat diskriminasi.

Perilaku homoseksual kerap dikatakan ilegal di puluhan negara. Merujuk data International Lesbian Gay Bisexual Trans and Intersex Association (ILGA) beberapa negara Asia seperti Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Myanmar, Malaysia, dan Singapura, menerapkan hukum pidana bagi kelompok LGBT.