Connect with us

Sumut

GTTP Sumut Salurkan 1.892 Paket Sembako untuk Mahasiswa

Published

on

Gugus Tugas salurkan 1.892 paket sembako untuk mahasiswa di Sumut

Geosiar.com, Sumut – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) sudah menyalurkan bantuan 1.039 paket sembako kepada mahasiswa yang tidak dapat pulang ke kampung halamannya lantaran akses ke berbagai daerah terkait penerapan social distancing dibatasi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Baharuddin Siagian yang juga merupakan Koordinator Bidang Logistik GTTP COVID-19 Sumut, Sabtu (16/5/2020) menjelaskan, bantuan itu diserahkan kepada enam organisasi mahasiswa yakni GMKI Sumut, KAMMI Sumut, PMKRI Sumut, IMM Sumut, HIMMAH Sumut, PMII Sumut dan BEM Kota Medan untuk disalurkan pada mahasiswa yang berhak mendapatkannya.

Bantuan itu juga diberikan kepada BEM UNIMED, BEM UINSU, BEM Alhikmah, GMNI Sumut serta IPNU Sumut.

Selain itu, juga akan disalurkan 1.608 paket sembako untuk mahasiswa dari luar Sumut yang bakal di terima oleh BEM POLMED, Tri Guna Dharma, Penusa, Politeknik Media Kreatif, UPU, Budhi Dharma dan UNUSU.

“Kita buat dalam tiga hari. Rabu, Kamis dan Senin. Saat ini yang sudah kita bagikan ada 1.892 paket, sisanya Senin (18/5) ada 1.608 paket yang akan diberikan kepada tujuh BEM di Kota Medan untuk disalurkan kepada mahasiswa yang berhak menerimanya. Jadi, totalnya kita menyalurkan 3.500 paket,” ujar dia.

UNIMED merupakan kampus yang paling banyak menerima bantuan paket sembako dari GTTP Covid-19 Sumut. Yakni sebanyak 493 paket, selanjutnya UINSU menerima 453 paket.

Lalu 232 paket diserahkan kepada USU, 238 Budi Dharma, 330 UMN dan 342 paket untuk mahasiswa di luar BEM dan organisasi yang tercatat. Sisanya rata-rata organisasi dan BEM mendapat 50-100 paket.

Ketua PMII Sumut Azlansyah Hasibuan mengucapkan terima kasih kepada GTTP COVID-19 Sumut karena memperhatikan nasib mahasiswa asal luar Sumut.

Dirinya mengucapkan terima kasih dan berharap agar GTTP Sumut tetap memperhatikan mereka karena sebagian besar dari mereka masih tinggal di kost.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada gugus tugas karena masih peduli dengan teman-teman kita yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya. Kami tentu berharap agar bantuan ini tetap ada selama Covid-19 masih mewabah,” ujar.