Connect with us

Nasional

Dampak Covid-19, DPR Ungkap Pemerintah Setuju Insentif Industri Media

Published

on

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Meutya Hafid

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Meutya Hafid mengatakan pemerintah sudah menyetujui usulan pemberian keringanan pajak fasilitas untuk perusahaan pers. Menurutnya, sudah ada pertemuan mengenai hal tersebut yang dihadiri dirinya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Dewan Pers.

“Dari Menko Perekonomian sifatnya merekomendasikan kepada Kemenkeu dan sudah disepakati dapat difasilitasi,” ujar Meutya, Jumat (15/5/2020).

Ia mengaku belum memahami detail keringanan pajak untuk perusahaan pers tersebut. Menurut Politikus Golkar itu, hal teknis tersebut diatur oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Lanjutnya, nantinya Dewan Pers atau masing-masing perusahaan media dapat langsung berkomunikasi dengan Direktur Jenderal Pajak terkait insentif tersebut.

“Untuk keringanan pajak fasilitas sudah ada, tinggal masing-masing media berkomunikasi dengan Dirjen Pajak terkait pelaksanaannya. Atau Dewan Pers yang berkonsultasi dengan Dirjen Pajak,” ungkap politikus Golkar ini.

Sebelumnya Dewan Pers bersama sejumlah asosiasi perusahaan media mengusulkan pemberian insentif untuk perusahaan pers karena pandemi virus corona atau Covid-19 ini. Keringanan fasilitas Pajak Penghasilan (Pph) badan hanya salah satu dari tujuh usulan yang disampaikan.

Adapun enam usulan lainnya yaitu subsidi harga kertas, subsidi tagihan listrik untuk bulan Mei hingga Desember 2020, kredit berbunga rendah dan berjangka panjang di bank pelat merah, penangguhan tagihan BPJS Ketenagakerjaan.

Lalu memberikan iklan sosialisasi penanganan Covid-19 di media massa nasional serta memaksimalkan pungutan PPh dari perusahaan platform global yang beroperasi di Indonesia seperti Google, Facebook, Youtube, Twitter, Instagram, dan Microsoft.

Meutya mengatakan poin-poin lain dari usulan tersebut masih harus dibicarakan. Tetapi dirinya mendukung pemberian insentif untuk perusahaan media di tengah kelesuan akibat pandemi Covid-19 saat ini.

Ia mengatakan pers mempunyai peran besar memberikan informasi, terutama di masa pandemi ini.

“Untuk peran besar tersebut saya rasa insentif layak diberikan kepada industri pers, tentu mengikuti aturan yang berlaku,” tutupnya.