Connect with us

Sumut

Pastor Frietz Tambunan Tutup Usia, Isak Tangis Pelayat Terdengar di RS Elisabeth Medan

Published

on

Jenazah Pastor Frietz Tambunan, Rektor UNIKA Sumatra Utara saat akan dimasukan ke dalam peti di depan ruang jenazah Rumah Sakit Elisabeth Medan (tribunnews.com)

Geosiar.com, Medan – Rektor Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA) Medan, Pastor Frietz Tambunan menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (12/5/2020) pukul 09.47 WIB. Tampak para pelayat berdatangan ke RS Elisabeth Medan, tempat jenazah Pastor Frietz Tambunan disemayamkan.

Almarhum sebelumnya dirawat di RS Elisabeth Medan selama dua minggu.

Berdasarkan pantauan awak media, pelayat melangsungkan ibadah singkat. Isak tangis pun terdengar riuh di ruangan tersebut.

Peti jenazah berada di sebelah kiri jasad Pastor Frietz Tambunan.

Perwakilan dari keluarga, Josh Michael Tambunan mengatakan, Pastor Frietz Tambunan meninggal lantaran terkena serangan stroke. Ia tutup usia setelah kondisi kesehatannya menurun.

“Sudah sekitar dua minggu dirawat di rumah sakit, tadi kondisinya semakin menurun dan meninggal sekitar pukul 9 pagi,” jelas Josh Michael Tambunan.

Para penziarah yang merupakan rekan, dosen dan mahasiswa UNIKA terlihat memenuhi bagian luar ruangan jenazah.

Josh mengatakan, terkait pemakaman masih dirundingkan akan dimakamkan di mana, “Ini rencana mau disemayamkan di Gereja Katedral.”

“Semoga arwah bapa tua diterima di sisi Tuhan, kami juga memohon doa dari semuanya agar diberikan yang terbaik kepada bapa kami. Dan juga kami agar didoakan diberikan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.

Pastor Frietz Tambunan tutup usia di umur 63. Almarhum menjadi rektor Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara sejak Juli 2016.