Connect with us

Sumut

Bobol Rumah Tetangga Saat Tarawih, Polisi Tangkap Roni

Published

on

Bobol Rumah Tetangga Saat Tarawih, Polisi Tangkap Roni

Geosiar.com, Sergai – Disaat waktu sholat Tarawih, M. Roni Candra (18), warga Dusun III Bahisam, Desa Kotarih, Kecamatan Kotarih, Serdang Bedagai (Sergai), mencari kesempatan dalam kesempitan. Ia menggasak isi rumah milik Anggry Lorendo (24) yang merupakan tetangganya sendiri.

Pelaku berhasil diamankan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Kotarih pada Sabtu (9/5/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, kejadian pada hari Jumat (24/4/2020) sekitar pukul 19.30 WIB. Kronologinya, korban sedang pergi dari rumah hendak melaksanakan sholat tarawih di masjid bersama-sama orang tuanya. Ketika itu, korban melihat pelaku M. Roni Candra sedang berada diteras rumah korban sendiri.

Namun sekitar pukul 20.45 WIB, korban pulang kerumah dan membuka pintu rumahnya lalu masuk ke dalam kamar untuk mengambil Handphone yang tersimpan di dalam tas sandang warna hitam sudah tidak ada dilokasi. Setelah di cari disekitarnya, terlihat jendela kamar dalam keadaan terbuka dan secara spontan korban langsung melihat isi lemari yang berisikan uang Rp1.000.000 juga hilang. Korban langsung membuat pengaduan ke Polsek Kotarih.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum dalam keterangan kepada awak media, Minggu (10/5/2020) membenarkan penangkapan tersangka saat dilakukan pemanggilan terhadap dirinya. Saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengakui bahwa dirinya melakukan pencurian dan pemberatan terhadap barang barang milik korban.

“Tersangka mengakui bahwa dirinya melakukan pencurian di dalam kamar milik korban Anggry Lorendo dan menerangkan bahwa dirinya melakukannya pada hari Jumat (24/4/2020) sekira pukul 19.30 WIB. saat korban sedang pergi ke masjid bersama keluarganya,” ungkapnya.

“Saat itu pelaku sekitar pukul 20.00 WIB, melihat rumah korban dalam keadaan kosong dan pelaku langsung beraksi membuka jendela yang tidak dalam keadaan terkunci,” tambah Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.

“Iya pak, saya yang mengambil tas sandang milik korban yang berisikan Handphone dan berikut uang sebesar Rp 1 juta di dalam lemari” selanjutnya saya pulang kerumah,” lanjut pelaku Roni kepada petugas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 Ke 4e dari KUHPidana tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (art)