Connect with us

Sumut

Tren Corona di Sumut Melambat, Pasien Sembuh Bertambah Jadi 40

Published

on

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah

Geosiar.com, Sumut – Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona atau covid-19 yang sembuh di Sumatera Utara (Sumut) kini semakin banyak. Per kondisi Selasa (28/04/2020) sore, jumlahnya menjadi 40 orang atau bertambah 5 orang dari Senin sore yang hanya 35 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, dalam paparannya mengenai update terkini perkembangan covid-19 Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (28/04/2020).

Tercatat lersentase kesembuhan di Sumut mencapai 36% atau lebih tinggi daripada tingkat nasional. Gugus Tugas Covid-19 Sumut bahkan yakin persentase kesembuhan akan terus meningkat.

Kabar baiknya lagi, pertambahan jumlah pasien yang sembuh tidak diikuti dengan pertambahan jumlah yang meninggal. Hingga Selasa sore, pasien yang meninggal karena covid-19 jumlahny tetap sama dengan jumlah hari sebelumnya, yakni 12 orang.

Aris Yuhariansyah menjelaskan baik yang sembuh maupun yang meninggal merupakan bagian dari total 111 orang positif PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Rapid Test hingga Selasa sore.

Selanjutnya 71 orang dari jumlah 111 orang itu tengah dirawat di beberapa rumah sakit, seperti RS GL Tobing Tanjung Morawa, RS Martha Friska Multatuli Medan dan RSUPH Adam Malik Medan.

Tren perlambatan corona juga tampak dari jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) di Sumut berkurang 15 orang menjadi 138 orang dibandingkan Selasa sore yang 153 orang.

Sementara jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP), berkurang 9 orang, yakni dari 2.412 orang pada Senin sore menjadi 2.403 pada Selasa sore.

Gugus Tugas Sumut covid-19, lanjut Aris, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para tenaga medis yang berjuang keras di garis terdepan menangani pasien covid-19.

Gugus Tugas Covid-19 Sumut tak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol pencegahan penularan virus corona dan anjuran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.