Connect with us

Sumut

Gubernur Sumut akan Bantu Guru Honorer SMA/SMK yang Tak Terima Gaji

Published

on

Gubernur Edy Rahmayadi beserta wakil gubernur Musa Rajekshah (Ijeck)

Geosiar.com, Medan – Kegiatan belajar mengajar di sekolah yang ada di Sumatra Utara (Sumut) diliburkan sementara menyusul pandemi virus Corona atau Covid-19, maka guru honor tingkat SMA/SMK pun tidak menerima gaji.

Karena SMA/SMK ada di bawah tanggung jawab Pemprov Sumut, maka Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, mengatakan akan berencana membantu para honorer SMA/SMK itu.

“Guru honorer itu dapat uang honor kalau ia mengajar. Kalau ini berhenti mengajarnya, kan tak dapat uang,” ucap Edy menjawab awak media setelah membuka Musrenbang RKPD Sumut 2021, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Kamis (23/04/2020).

Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah (Ijeck) mengaku akan beranggung jawab untuk membantu kesulitan yang dihadapi para guru honorer.

“Contoh SMA, SMK, guru honorernya 17.000. Jelas saya bisa berikan by name by addres dan nanti akan diketok DPR (DPRD Sumut). Itu jelas, pasti. Tapi kalau yang lain-lain kan tak bisa kalau tidak ada kepastian kepada siapa ini diberikan,” jelas Gubernur Edy.

Sebelumnya, pada bagian akhir arahannya kepada bupati/wali kota se-Sumut pada Musrenbang RKPD Sumut itu, Gubernur Edy berharap para bupati/wali kota dapat melakukan hal serupa kepada honorer TK, SD dan SMP.

Lantaran pemberian bantuan kepada para guru honor tersebut, adalah juga untuk membantu mereka dalam menjalani masa sulit di tengah pandemi virus Corona.