Connect with us

Sumut

Jelang Ramadhan, Pemprov Sumut Pastikan Persediaan Bahan Pokok Aman

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Sumut – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menjamin ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut pada masa periode puasa selama Bulan Ramadhan. Masyarakat diimbau agar tidak panik membeli kebutuhan pokok apalagi di tengah mewabahnya Covid-19.

“Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriyah dan sekaligus Idul Fitri 1441 Hijriyah, kami melaporkan bahwa secara umum kebutuhan bahan pokok di Sumatera Utara ini kita berada dalam keadaan yang cukup,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Jhonni Waldi, Rabu (22/4/2020).

Ia mengatakan, beberapa komoditas bahan pokok juga mengalami kelebihan atau surplus. Misalnya beras, minyak goreng, telur ayam, daging sapi, daging ayam serta sejumlah komoditas lainnya.

Data Pemrov Sumut per hari ini, Rabu (22/4/2020) menyatakan, untuk stok beras masih surplus hingga bulan Juni mendatang, yaitu secara kumulatifnya mencapai 653.343 ribu ton.

Lalu untuk minyak goreng, produksi setiap bulannya kurang lebih 500 ton dengan rata-rata konsumsi 259 ton. Sedangkan stok telur ayam ras persediaannya mencapai 21 ribu ton dengan kebutuhan rata-rata 8.000 ton.

Lalu daging sapi, persediaannya 1.350 ton dengan perkiraan kebutuhan sebesar 1.128 ton per bulan.

Kemudian daging ayam, persediaan 11 ribu ton dengan perkiraan kebutuhan kurang lebih 7 ribu ton, artinya surplus sebanyak 4 ribu ton.

Sementara komoditas cabai bahkan stoknya aman hingga sebelas bulan ke depan dengan surplus 44 ribu ton. Begitu pula dengan stok tepung terigu, persediaannya mencapai 21 ribu ton dengan rata-rata kebutuhan 3 ribu ton per bulan.

Demikian juga, persediaan bawang putih yang diketahui diimpor dari negara Cina mencapai 2.887 ton dengan kebutuhan 2.450 ton per bulan.

“Barang-barang yang berlebih seperti ini kita berharap nanti akan ada kerjasama kita, neraca perdagangan kita dengan lintas provinsi yang ada di Indonesia,” tutur dia.