Connect with us

Nasional

Polandia Lockdown, 18 WNI Kembali ke Indonesia

Published

on

Sebanyak 18 WNI di Polandia kembali ke Indonesia

Geosiar.com, Jakarta – Polandia akhirnya mengambil kebijakan lockdown. Akibatnya, sebanyak 18 warga negara Indonesia (WNI) di negara itu dipulangkan ke Indonesia. Lockdown di negara itu diterapkan pemerintah setempat sejak pertengahan Maret lalu untuk menekan penyebaran virus Corona yang mewabah.

Dari 18 WNI, 17 di antaranya bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI), dan seorang lagi sebagai mahasiswa S2 di kota Dorm Poznan, Polandia.

Proses pemulangan WNI itu mesti ditempuh menggunakan perjalanan darat melewati tiga negara, yakni Polandia, Jerman, dan Belanda akibat tiket pesawat yang telah dibeli dibatalkan karena virus Corona atau covid-19.

“Tiket pesawat yang mereka beli pada tanggal 12 April 2020 dibatalkan oleh pihak maskapai KLM karena adanya penutupan bandara di Jerman bagi maskapai tersebut. Para WNI menempuh perjalanan selama 5 jam dengan jarak tempuh 520 km dari Kota Warsawa ke Kota Kustryn, Polandia Barat pada tanggal 16 April 2020,” pernyataan tertulis yang dilansir dari Pensosbud KBRI Den Haag, Sabtu (18/4/2020).

Setelah bertolak dari Polandia, para WNI tersebut tiba di Jerman. Di Jerman, para WNI tersebut ditangani oleh KBRI Berlin sebelum akhirnya mereka melanjutkan perjalanan darat ke bandara internasional Schiphol, Belanda.

Saat tiba di bandara internasional Schiphol, Belanda tanggal 16 April 2020 lalu, para WNI kemudian menjalani tes kesehatan yang difasilitasi KBRI Den Haag. Hasil pemeriksaan disebutkan seluruh WNI tidak menunjukkan adanya gejala masalah kesehatan.

“Setelah tiba di bandara internasional Schiphol di Belanda pada tanggal 16 April 2020, para WNI langsung ditangani oleh KBRI Den Haag dengan penyediaan penjemputan di bandara, penyediaan tempat penginapan, konsumsi, pemeriksaan suhu tubuh, masker, sarung tangan dan hand sanitizer untuk memastikan kesehatan para WNI sebelum kembali ke tanah air,” tambah keterangan tersebut.

“Hasil sementara pemantauan KBRI Den Haag, para WNI tampak sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang mengindikasikan memiliki masalah kesehatan,” sambungnya.

Setelah kondisi seluruh WNI dinyatakan sehat, pada Jumat (17/4/2020), 18 WNI itu terbang ke Indonesia dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Advertisement