Connect with us

Sumut

Gubernur Sumut Resmikan Toko Tani Jual Sembako Murah, Ongkir Gratis Pakai Go Shop

Published

on

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meresmikan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Kantor Dinas Perkebunan Jalan AH Nasution Medan, Kamis (16/4/2020) (kaldera.id)

Geosiar.com, Medan – Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, meresmikan operasional Toko Tani Indonesia Center (TTIC) milik Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut, di Jalan AH Nasution, Medan Johor, Kota Medan, Kamis (16/04/2020).

Di toko itu, tersedia bahan-bahan pokok yang dijual dengan harga murah atau lebih rendah dari harga di pasaran umumnya.

“Masyarakat boleh membeli sembako di sana, seperti beras, telur, gula putiah, minyak goreng dan lainnya,” ujar Gubernur Edy.

Bahkan lanjut Gubernur Edy, harganya 30% lebih murah jika dibandingkan harga pasar. Oleh sebab itu, adanya Toko Tani dapat membantu masyarakat di masa sulit pandemi virus corona atau covid-19 ini.

“Ini sangat membantu karena kondisi ekonomi kita saat ini terganggu karena Covid-19. Di Toko Tani ini semuanya murah. Saya melihat harga sampai 30% lebih murah. Jadi bisa membantu masyarakat,” ungkap Edy.

Ia menyebutkan barang sembako yang dijual di Toko Tani itu, diperuntukan bagi ibu rumah tangga untuk belanja kebutuhan hidup sehari-sehari. “Bukan menimbun barang sebanyak-sebanyaknya di rumah,” ucap Edy Rahmayadi.

Kini sudah ada 28 Toko Tani di sejumlah kecamatan di Medan dan Deli Serdang.

“Saya minta ke depan kalau bisa ada di setiap kecamatan. Apalagi dengan Covid-19 ini geliat kerja terus terganggu, terutama untuk Ojek Online,” ucap dia.

Adanya Toko Tani yang bekerja sama dengan Gojek tersebut, diharapkan bisa membantu para pekerja ojek online (ojol) karena di Toko Tani itu dapat belanja dengan menggunakan aplikasi Go Shop secara gratis.

“Kementerian Pertanian dan Pangan sudah melakukan MoU dengan Gojek untuk memberikan ongkos gratis bagi warga yang belanja menggunakan aplikasi ini. Harga di sini juga di bawah harga pasar,” ujar Muhammad Ruslan, Regional Head of Public Gojek. Ongkos gratis ini akan terus diberi selama TTIC terus berdiri.

“Pemprov bertanggung jawab melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut untuk melaksanakan ini,” tutup dia.