Connect with us

Olahraga

Anggota DPR Usul PON 2020 Ditunda karena Corona

Published

on

Logo dan Maskot PON 2020.

Geosiar.com, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Hakim Bafagih memberi usul agar penundaan PON 2020 hingga 2021 mendatang. Usulan ini lantaran pemerintah saat ini tengah fokus menangani wabah corona yang menghabiskan banyak anggaran.

Politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) menyebutkan Presiden sudah menerbitkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan. Melalui Perppu ini, pemerintah bakal melakukan sejumlah penundaan dan realokasi anggaran baik APBN maupun APBD.

“Prioritas pembiayaan, sarana-prasarana nasional, maupun pengelolaan sumber daya saat ini adalah dalam rangka upaya penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat akibat wabah Covid-19,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada Kamis (2/4/2020).

Hakim menyebutkan, wabah corona meluas hampir ke seluruh daerah yang bakal terlibat dalam PON 2020. Apabila terus dilanjutkan sesuai jadwal, menurutnya akan ada beberapa kegiatan persiapan yang dilakukan melalui kontak fisik dan melibatkan orang dengan jumlah yang banyak pada tempat dan waktu yang sama.

“Dapat diambil kesimpulkan bahwa upaya persiapan pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di Provinsi Papua, seperti pembangunan venue, penyiapan akomodasi, pengadaan peralatan, pembiayaan maupun persiapan kontingen, tidak mungkin lagi dapat dijalankan sesuai rencana dan tepat waktu,” tandas dia.

“Penundaan PON 2020 hingga tahun 2021 kami usulkan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi nasional menyangkut upaya penanggulangan penyebaran Covid-19, ketersediaan anggaran dan kemampuan daerah,” tutup Hakim.