Connect with us

Sumut

TKP dan GPS Tembung Semprot Disinfektan di 2 Desa Deli Serdang

Published

on

Tempat Kita Peduli (TKP) dan GPS Tembung, Medan berinisiatif melakukan aksi penyemprotan disinfektan.

Geosiar.com, Medan – Tempat Kita Peduli (TKP) dan GPS Tembung, Medan berinisiatif melakukan aksi penyemprotan disinfektan. Kegiatan tersebut sebagai bentuk dari kepedulian masyarakat dalam mengurangi penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 yang menjadi kekhawatiran.

Masuk hari ke 4, aksi penyemprotan disinfektan ini dilakukan di beberapa titik pemukiman masyarakat pada Selasa (31/3/2020).

Ketua TKP, Syukur Ricky Roy Aritonang menjelaskan bahwa kegiatan dalam penyemprotan disinfektan ini sebagai bentuk untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus lebih luas lagi.

“Hari ini kami melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa titik pemukiman masyarakat di Desa Laut Dendang dan Desa Bandar Khalifah. Ini merupakan hari keempat dalam pencegahan Covid untuk membantu pemerintah agar tidak luas penyebaran virus ini,” ujarnya.

Luthfi Hakim Simanjuntak selaku Ketua GPS Tembung menjelaskan bahwa ini merupakan aksi nyata yang dilakukan penggiat kemanusiaan dan penggiat lingkungan untuk memberikan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat yang sedang panik dengan adanya wabah ini.

Penyemprotan disinfektan ini disambut antusias oleh masyarakat.

Maman, salah satu masyarakat yang tinggal di Desa Laut Dendang Dusun 7 mengungkapkan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan dan aksi pungut sampah ini merupakan upaya yang positif untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
“Tanggapan saya mengenai penyemprotan dan aksi pungut sampah ini alhamdulillah sangat bagus dan kami sangat mendukung. Untuk mencegah ini lebih bagus daripada tidak mencegah sama sekali berbuat apapun. Harapan kita bersama secepatnya lah Virus Covid-19 ini selesai dan keadaan menjadi pulih kembali,” ungkap Maman.

Syukur menuturkan bahwa saat ini dalam melakukan aksi penyemprotan dan aksi pungut sampah ini harus lebih luas lagi, TKP masuk dalam Gugus Tugas Covid-19 dan melaporkan setiap kegiatan mereka terkait dengan aksi dalam penanggulangan Covid-19 ini.

“Kita juga tergabung dalam penggiat bencana yang ada di gugus Tugas Covid-19 Sumut di bawah kepala BPBD Sumatera Utara dan semua kegiatan akan kita laporkan, dan Alhamdulillah hari ini kita berhasil melakukan penyemprotan di Desa Laut Dendang 253 rumah dan di Desa Bandar Khalifah 40 rumah warga serta 2 rumah ibadah yaitu Mesjid,” ungkapnya.

Kegiatan ini dilakukan secara bergilir dan sudah melakukan kegiatan penyemprotan di beberapa titik, diantaranya 323 rumah warga, 2 rumah ibadah (Mesjid) dan 1 gudang buah.

“Ini bergiliran kita tidak banyak seperti 3 hingga 4 orang untuk menjaga stamina kita untuk dapat berkelanjutan terus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, masyarakat dan pemerintah saling bergotong-royong untuk menghentikan wabah ini. Ia juga berharap agar kebijakan pemerintah dengan menghindari tempat ramai dapat dipatuhi oleh semua lapisan masyarakat.

“Mudah-mudahan semua pihak baik pemerintah, warga, maupun semua elemen dapat bahu-membahu dalam bergotong royong untuk bisa menanggulangi penyebaran wabah Covid ini. Hal ini khususnya dengan menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah baik itu social distancing, Work at Home, dan Stay at Home sehingga wabah ini tidak menyebar semakin luas,” pungkas Syukur.