Connect with us

Politik

DPRD Medan Minta Keringanan Retribusi Air PDAM Tirtanadi

Published

on

Medan, Gelsiar.com – Anggota Komisi III DPRD Medan Siti Suciati minta manajemen PDAM Tirtanadi Medan memberikan keringanan pembayaran teribusi air kepada pelanggan warga Medan selama wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Keringanan itu patut dilakukan mengingat kesulitan emonomi saat ini.

“Kita harapkan ada kelonggaran pembayaran, soal batas waktu dan pengurangan biaya, bila mengkinkan gratis lagi. Kita prihatin warga kesulitan, untuk membeli sembako susah,” ujar Siti Suciati (foto) kepada Geosiar.com di Medan, Rabu (1/4/2020).

Menurutnya, jika manajeman PDAM Tirtanadi tidak dapat menyanggupi keringanan itu karena alasan biaya operasional. Sangat dimungkinkan bila Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) selaku pemilik perusahaan membetikan subsidi.

“Jangan karena adanya permintaan biaya ringan lantas pelayanan berkurang. Kita terap berharap pelayanan kualitas air minum dan kelancaran distribusi air terap baik,” harap Suciati asal politisi Gerindra itu.

Menurut Suciati, pelayanan PDAM Tirtanadi selama ini masih saja dikeluhankan para pelanggan di Medan. Selain pelayanan yang terbatas dan sering kualitas air jorok bahkan distribusi sering macet. Untuk itu Suciati berharap ada peningkatan pelayanan dari Tirtanadi.

Sementara itu Humas PDAM Tirtanadi Adnin Ginting ketika dihubungi Geosiar.com, Rabu (1/4/2020) pukul 9.03 Wib tidak dapat menjawab terkait keluhan masyarakat. Bahkan ketika ditanya apakah ada rencana PDAM Tirtanadi memberikan keringanan biaya retribusi air kepada pelanggan, Adnin Ginting tidak menjawab. “Lagi diluar bang”, jawabnya singkat lewat WhatsApp.

Begitu juga Direksi Air Minum PDAM Tirtanadi Joni Mulyadi ketika dihubungi wartawan, Rabu (1 /4/2020) pukul 9.06 Wib tidak menjawab WhatsApp. (lamru)

Advertisement