Connect with us

Sumut

Bamagnas dan BKAG Tebing Tinggi Usulkan Pengadaan Lahan Perkuburan Nasrani

Published

on

Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional dan Badan Kerjasama Antar Gereja mengusulkan ke Pemerintahan Kota (Pemko) Tebing Tinggi untuk pengadaan lahan kosong.

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Menyikapi keluhan warga Nasrani atas kurangnya lahan Pemakanan Perkuburan, Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional dan Badan Kerjasama Antar Gereja mengusulkan ke Pemerintahan Kota (Pemko) Tebing Tinggi untuk pengadaan lahan kosong.

Hal ini disampaikan ketua Bamagnas Kota Tebing Tinggi, Pdt MH Sianturi S.Th didampingi Pengurus BKAG, Pdt Ketaren saat rapat dengan Pejabat Pemko terkait virus Corona. Rapat diadakan di lantai 4 Balai Kota, Selasa (31/3/2020).

Menurut Pdt. MH. Sianturi, sudah 8 tahun upaya permohonan ini diusulkan masyarakat kepada Pemerintah.

“Untuk itu kami memohon agar pengadaan lahan pemakaman secepatnya tersedia. Mengingat pemakaman Umum di Jalan Cemara sudah tidak bisa menampung dan sudah malah tumpang tindih,” kata Pdt Sianturi.

“Sedangkan pemakaman di Jalan Pramuka Bajenis tidak layak akibat kondisi tanah kurang pantas untuk lokasi pemakaman,” lanjutnya.

“Bamagnas dan BKAG Tebing Tinggi memohon kiranya Pemko secepatnya menyahuti keluhan warga masyarakat,” ucap Pdt. Sianturi diamini Ketaren.

Sementara itu, Sihardiman Nainggolan M.Th selaku Bimas Kristen juga sependapat dengan Bamagnas dan Bkag perihal kekurangan lahan pemakaman nasrani.

Bambang Sudaryono selaku Asisten Pemko Tebing Tinggi usai mendengar permohonan Bamagnas dan Bkag didampingi Kaban Linmas, Amas Muda meminta surat permohonan secara resmi agar diteruskan ke Walikota Tebing Tinggi.