Connect with us

Dunia

Pasien Corona yang Sembuh di Cina Kembali Terinfeksi

Published

on

Ilustrasi Pasien Corona dan Tim Medis

Geosiar.com, Cina – Tim medis di Cina melaporkan ada sebanyak 14 persen pasien virus corona yang sudah sembuh kembali terinfeksi dan dinyatakan positif COVID-19 untuk yang kedua kalinya.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran adanya second wave lantaran Cina sedang mengalami tingginya kasus imported case virus corona dan pasien tidak bergejala.

Kejadian serupa juga terjadi di Wuhan, episentrum virus corona di China. Sekitar 5-10 persen pasien di Wuhan kembali terinfeksi usai dinyatakan pulih.

Dokter di salah satu rumah sakit di Wuhan menemukan lima dari 147 pasien yang sembuh, kembali positif usai pemulihan. Pada studi yang dijalankan petugas medis di Wuhan, pasien pulih yang kembali dinyatakan positif kebanyakan tidak menunjukkan gejala.

Kini para ahli medis sudah mengajukan sejumlah cara untuk mendeteksi jejak virus pada pasien pulih, salah satunya menggunakan tes asam nukleat.

“Mungkin saja pasien yang pulih dinyatakan negatif karena hasil yang salah. Keakuratan uji asam nukleat adalah 30-50 persen,” ujar direktur Rumah Sakit Tongji, Wang Wei, dilansir Daily Mail dari media lokal CCTV.

Dokter mengungkap, sangat penting untuk memonitor pasien yang sembuh dan mengarantina mereka selama dua minggu bahkan setelah pulang dari rumah sakit.