Connect with us

Politik

Ketua DPRD Medan Minta Aktifitas di Sekretariat Kantor Walikota Medan Diliburkan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua DPRD Medan Hasyim SE mengaku turut prihatin meninggalnya pejabat Pemko Medan Drs Musaddat Nasution kemarin sore. Apalagi, korban diduga meninggal akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid 19).

Menyikapi hal itu, untuk meminimalisir dan memutus mata rantai penularan wabah virus corona Hasyim minta agar Plt Walikota Medan Akhyar Nasution dapat meliburkan PNS di sekretariat Pemko Medan.

“Agar korban tidak bertambah kita minta Plt Akhyar meliburkan PNS dan menjalankan instruksi dari pemerintah pusat ,” kata Hasyim SE (foto) kepada wartawan, Rabu (25/3) malam.

Sambung Hasyim, bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah mengeluarkan instruksi agar PNS dapat bekerja dari sistem rumah.

” Disini sudah jelas adanya aturan resmi , maka dapat dijalankan memutus mata rantai. Kita harus lebih tingkatkan kewaspadaan,” tegas Hasyim.

Disampaikan Hasyim yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Medan itu, akibat peristiwa tersebut jelas telah menimbulkan kekhawatiran dilingkungan Pemko Medan yang membuat suasana kerja tidak menjadi nyaman.

“Pemko Medan sendiri sudah menerapkan physical distancing termasuk tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran Corona bagi warga Medan. Untuk PNS Pemko Medan pun harus menjalankannya. Seharusnya Walikota Medan memberikan contoh nyata kepada warganya dengan terlebih dahulu membuat aturan dilingkungan kerjanya sendiri,” harapnya.

Ditambahkan, untuk dilingkungan DPRD Medan saja, Hasyim sudah melakukan kebijakan, dan membuat surat edaran untuk mengikuti aturan yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.

Untuk itulah, kata Hasyim pihaknya mendesak agar seluruh PNS dilingkungan Pemko Medan termasuk Sekretariat DPRD Medan segera diberlakukan untuk berada didalam rumah selama 14 hari.

“Melihat adanya jatuhnya korban jiwa ini jelas sebelumnya terjalin komunikasi atau kontak sesama rekan tugas atau pun PNS terjadi dilingkungan Pemko Medan. Kita minta agar tim Gugus Tugas Corona bisa melakukan rapid test virus Corona atau Covid-19 terhadap seluruh PNS Pemko Medan. Karena bila hal ini tidak dilakukan maka akan membuat masyarakat khawatir karena para PNS ini juga bagian dari masyarakat ,” terang Hasyim.

Sebagaimana diketahui, Pejabat Pemko Medan Asisten Pemerintahan dan Sosial Drs Musaddat Nasution MS.i (foto) telah meninggal dunia Rabu sore di Rumah Sakit Adam Malik Medan diduga terjangkit Virus Corona

Informasi yang di dapat wartawan dari Kabag Humas Pemko Medan, Musaddat Nasution meninggal mengalami sakit batuk demam sesak nafas. Akibat gejala yang dialaminya, Musaddat masuk rumah sakit Adam Malik pada Senin sore (23/3/2020). Setelah dirawat dua hari akhirnya meninggal sekitar pukul 16.00 wib di rumah sakit yang sama, Rabu (25/3/2020)

Sebelum masuk rumah sakit, Musaddat masih beraktifitas di Pemko Medan kendati sudah mengalami gejala batuk. Sebelumnya dikabarkan dari Pulau Jawa.

Informasi yang didapat, Musaddat tinggal didaerah Medan Tembung komplek perumahan TVRI. Pada saat dikebumikan di pekuburan Mandailing Jl B Katamso Medan, Rabu malam sekitar pukul 22.00 wib, warga sempat menolak karena takut dengan wabah virus corona.

Musaddat diketahui merupakan pejabat lama dan senior di jajaran Pemko Medan bahkan pernah menjabat Kasatpol PP Kota Medan. Pejabat Musaddat tergolong selama ini komunikatif dengan wartawan. (lamru)

Advertisement

Politik

Hasyim SE Minta Jangan Saling Menyalahkan Soal Penanganan Virus Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE minta semua elemen masyarakat jangan saling menyalahkan terkait dampak dan pecegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Sebaiknya, DPRD dan Pemerintah Kota (Pemko) harus tetap kordinasi dan masyarakat mendukung upaya dan penanganan maksimal.

Hal itu disampaikan Hasyim SE (foto) kepada wartawan, Minggu (29/3/2020). “Kritikan tak memiliki data kongkrit sangat tidak etis dan mengarah ke SARA. Sebaiknya tidak saling menyalahkan, akan tetapi berbuat membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan menghindari penyakit virus corona dan berdampak pada krisis pangan,” imbuhnya.

Disampaikan, pihaknya terus melakukan penyemprotan membantu masyarakat mencegah penyebaran virus corona.
“Jadi jangan bilang anggota DPRD Medan tak Peduli terhadap virus yang menyebar saat ini” terangnya. 

Ketua PDI Perjuangan kota Medan Hasyim SE menjelaskan, para anggota DPRD dari  PDI Perjuangan juga melakukan penyemprotan, pembagian masker, jamu/badrek, vitamin dan Hani Tezer secara gratis. “Dan kepada yang tukang kritik tapi tak berbuat harus juga tahu, bahwa kami dari anggota DPRD Medan dalam mencari masker saja sulitt” ungkapnya.

Dijelaskannya, pada hari Kamis 26 Maret 2020 PDI Perjuangan kota Medan melakukan pembagian masker, Hand Santezer, dan Bandrek kemasyarakat. ‘Mulai hari tim relawan Hasyim juga bergerak kemasyarakat melakukan penyemprotan Disinfektan sampai batas waktu yang belum ditentukan’ ujarnya.

Sementara itu, guna memaksimalkan pencegahan wabah virus Corona meluas,
Pemko Medan secepatnya mengeluarkan anggaran bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terhalang mencari nafkan.

Apalagi dampak Pemko Medan mulai memberlakukan penutupan beberapa saran tempat usaha dan warga kota Medan harus mengisolasikan diri (dirumah saja). “Bagi para pegawai swasta dan ASN bisalah bekerja didalam rumah. Tapi bagaimana dengan masyarakat yang bekerja harus keluar rumah dan merek yang penghasilannya untuk dapat 1 hari aja bisa untuk makan” ujarnya.

Untuk itu, kepada Pemko Medan memangkas berbagai anggaran yang dirasa tidak begitu dibutuhkan sekali. Maka, bisa dipangkas dan salurkan kepada masyarakat yang tidak bekerja dan penghasilannya yang pas-pasan untuk makan. “Jika Pemko Medan bisa memangkas anggaran yang tidak penting dan  bisa disalurkan anggarannya untuk membeli sembako dan diserahkan kemasyarakat. Kami dari DPRD Medan akan setuju sekali” jelasnya. 

Terkait informasi bahwa ada sekelompok orang sedang menggalang dana untuk membantu pencegahan covid 19 di Sumatera Utara khususnya kota Medan. “Untuk itu, marilah kita berpikir jernih, jangan saling menghujat dan memfitnah,” pinta Hasyim. (lamru)

Continue Reading

Politik

Sudari ST Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Virus Corona ke Rumah Warga

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna mencegah meluasnya perebakan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan,
Anggota DPRD Medan Sudari ST menggelar penyemprotan anti virus disinfektan dibeberapa lingkungan Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (29/3/2020).

Penyemprotan langsung dikordinir Sudari ST asal politisi PAN itu mulai dari Kelurahan Tangkahan, Kelurahan Besar dan Kelurahan Martubung. “Kita bersama rakyat berupaya melakukan perlawanan terhadap virus Corona,” ujar Sudari.

Disebutkan, tujuan utama penyemprotan difokuskan ke rumah penduduk, jalan dan gang-gang serta tempat ibadah. Sedangkan penyemprotan disinfektan dimungkinkan bisa berlanjut tergantung kebutuhan.

Pada kesempatan itu, Sudari ST minta kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah tidak keluar rumah akibat lock down dengan pembatasan areal. “Tujuannya untuk kepentingan bersama agar terhindar dan mencegah perebakan wabah virus corona,” pinta Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan membidangi Kesehatan masyarakat itu.

Selain itu, Sudari ST berharap kepada instansi dan lembaga lain agar peduli antisipasi wabah corona. Dengan demikian dapat melakukan penyemprotan yang serupa di lingkungan lain. (lamru)

Continue Reading

Politik

Polisi Diminta Tindak Tegas Penimbun APD Cegah Virus Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pihak Kepolisian bersama Pemko Medan telusuri dugaan penimbunan Alat Pelindung Diri (APD) mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Oknum yang terbukti melakukan penimbunan supaya ditindak tegas.

“Kita prihatin APD seperti masker, hand sanitizer langka dan harga meroket. Sehingga masyarakat sulit mendapatkan barang tersebut,” tegas Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE kepada watawan di Medan, Sabtu (28/3/2020).

Pada hal saat situasi seperti guna mencegah meluasnya perebakan virus corona sangat dibutuhkan berbagai APD dan alat alat kesehatan serta obat obatan. “Kita aja kesulitan mendapatkan masker dan APD lainnya untuk dibagi kepada masyarakay. Kita duga ada oknum yang bermain mengambil keuntungan sepihak,” ujar Ihwan asal politisi Gerindra itu.

Ihwan juga berharap kepada Dinas Perdagangan Kota Medan supaya proaktif menelusuri ketersediaan barang tersebut. “Pemko Medan harus melakukan pengawasan sehingga barang yang dibutuhkan saat ini tidak langka dan mahal. Segera telusuri dimana nyangkutnya. Lakukan upaya hukum bila ada oknum yang bermain dengan situaai seperti ini,” tegas Ihwan.

Untuk itu, Dinas Perdagangan bersama Kepolisian dapat rutin melakukan sidak-sidak kepada distributor dan bila terdapat penimbun barang-barang itu supaya ditindak tegas. “Ketersediaan barang itu sangat mendukung suasa kondusif di masyarakat, imbuh Ihwan Ritonga. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com