Connect with us

Nasional

Ibunda Jokowi Meninggal Dunia, Para Menteri Diminta Tidak Melayat

Published

on

Jokowi bersama Ibunya Sudjiatmi Notomihardjo berfoto bersama seusai melakukan doa bersama di posko tim sukses pasangan Jokowi-Ahoki Jl. Borobudur No.22, Menteng, Jakarta Pusat

Geosiar.com, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung meminta agar para menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju tidak melayat ke rumah duka ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah. Hal itu disampaikan melalui Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate .

“Mensesneg (Pratikno) dan Seskab (Pramono Anung) malam ini berangkat ke Solo dan (menteri) lainnya mendoakan dari tempat masing-masing,” tutur dia, Rabu (25/3/2020).

Selanjutnya menteri lainnya diminta untuk tetap tinggal di Jakarta demi fokus mengatasi persoalan penyebaran virus corona, baik masalah medis maupun non-medis.

Ihwal berpulangnya ibunda Jokowi, Johnny turut mengungkapkan belasungkawanya.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam dan mendoakan semoga ibunda Bapak Jokowi, almarhumah Eyang Sujiatmi Notomiharjo, mendapat tempat yang kekal dan diterima dalam keabadian bersama Tuhan Yang Maha Esa,” kata dia.

Lalu Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro sebelumnya menyatakan hal senada. Ia mengaku tidak punya rencana melayat ke Solo karena sudah memperoleh instruksi dari Pratikno. Ia pun cuma menyampaikan ungkapan dukacita dari jarak jauh.

Kabar meninggalnya ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, sebelumnya disampaikan oleh Pramono Anung.

“Iya, informasinya benar,” tuturnya kepada awak media.

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi, meninggal di Solo pada Rabu, 25 Maret 2020 pada pukul 16.45 WIB. Mendiang tutup usia di umurnya ke-77 tahun.