Connect with us

Sumut

Usaha Transport Terpuruk, Organda Medan Minta Penundaan Kredit

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dampak wabah Virus Corona, kondisi usaha transportasi angkutan kota (angkot) di Medan mulai terpuruk. Biaya operasional tidak lagi terpenuhi bahkan pendapatan supir angkot menurun tajam hingga 70 persen.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Organda Kota Medan Jaya Sinaga (foto) kepada Geosiar.com, Rabu (25/3/2020). Jaya Sinaga mengatakan, sejak wabah Coronavirus disease 2019 (covid-19) merebak di kota Medan sehingga meliburkan anak sekolah. Jumlah penumpang angkot drastis menurun berdampak merosotnya penghasilan para supir.

Menurut Jaya Sinaga, dampak wabah covid 19, hampir 70 persen penghasilan para supir menurun. “Itu pun dari 5.000 an unit angkot dari 17 badan usaha di Medan, hanya sekitar 30 persen yang beroperasi,” tutur Jaya Sinaga.

Untuk itu, Jaya Sinaga minta perhatian serius pemerintah kota (Pemko) Medan maupun pusat untuk menyikapi kondisi usaha transport yang terus merugi.

Adapun perhatian tersebut dengan memberikan penundaan pembayaran kredit. Pemutihan pajak kendaraan dan KIR. Selain itu tambah Jaya Sinaga, Pemerintah maupun pihak swasta kiranya dapat membantu pemberian sembako kepada keluarga para sopir.

Bahkan untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai wabah virus corona. Jaya Sinaga berharap Pemko Medan melakukan penyemprotan anti virus disinfektan di seluruh lingkungan termibal dan pool bus /angkot. Sama halnya dengan memberikan sosialisaai terkait virus corona kepada para supir.

Sementara itu, Ono salah satu supir angkot jurusan Sp Amplas – Jl Pancing Medan kepada wartawan mengaku terpaksa membatasi operasionalnya angkotnya karena terus merugi. Setiap hari nombok untuk beli minyak karena penumpang yang selalu sepi. Sedangkan setoran iuran angkota tidak pernah terpenuhi setiap harinya.

“Kondisi itu mulai anak sekolah diliburkan. Ditambah lagi himbauan tidak boleh keluar rumah, penumpang tidak ada lagi. Entah gimana lagi nasib kami supir angkot ini,” keluhnya. (lamru)

Advertisement