Connect with us

Sumut

Partai Demokrat Sumut Bagikan Ribuan Masker, Sarung Tangan dan Hand Sanitizer

Published

on

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj. Melizar Latif serta pengurus DPD Partai Demokrat diabadikan di komplek Kantor DPD Partai Demokrat Sumut sebelum berangkat membagikan masker, sarung tangan  dan sanitizer ke tempat-tempat ibadah dan Puskesmas. (Foto : ist)

Geosiar.com, Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut)  melakukan bakti sosial dengan membagikan  ribuan masker, sarung tangan  dan hand sanitizer kepada masyarakat, Rabu (25/3/2020) sore.

Partai Demokrat juga menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di depan kantor DPD Partai Demokrat Sumut dan melakukan penyemprotan disinpektan di sekitar kantor DPD Partai Demokrat Jalan Gatot Subroto Medan.

Pembagian masker, sarung tangan  dan sanitizer dilakukan secara simbolis kepada masyarakat di depan kantor DPD Partai Demokrat dan selanjutnya oleh para pengurus  DPD Partai Demokrat Sumut diserahkan kepada pengurus  tempat ibadah seperti ke sejumlah Mesjid, Gereja, Vihara, Kuil dan di sejumlah Puskesmas yang ada di Medan.

“Setelah kita bagikan sebagian kepada masyarakat  di depan kantor DPD Partai Demokrat ini, selanjutnya para pengurus Demokrat kita tebar untuk menyampaikan masker, sarung tangan  dan sanitizer ke sejumlah tempat ibadah di Kota Medan,” kata  Plt Ketua DPD  Partai Demokrat Sumut, Drs Herri Zulkarnain Hutajulu, sekretaris Hj. Melizar Latif dan pengurus lainnya kepada wartawan  disela-sela penyerahan masker dan sanitizer, Rabu sore (25/3/2020).

Herri Zulkernain Hutajulu menyebutkan, bakti sosial pembagian masker, sarung tangan dan sanitizer ini sesuai instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti  Yudhoyono (AHY) kepada seluruh jajaran pengurus Partai Demokrat untuk melakukan ‘Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona’ secara, intensif masif, terkoordinasi . 

AHY menginstruksikan agar seluruh kader Partai Demokrat peduli kepada masyarakat, apalagi dalam suasana keprihatinan bangsa saat ini.

Herri yang juga didampingi pengurus lainnya seperti, Bangun Tampubolon, Masdar Limbong, Saut P. Gurning, Ristawaty, Ika Wahyuni Fitri, Maju Manalu, Jesayas Tarigan, Zulkifli Ibrahim, Harri Darmawan, Kevin Hutajulu dan lainnya  menyebut, DPD Partai Demokrat Sumut mendukung kebijakan pemerintah untuk sementara  tidak lagi melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Kami DPD Partai Demokrat mendukung dan mematuhi kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, dan sebagai bentuk dukungan kami, saat ini kami peduli dengan membagikan masker dan sanitizer  kepada masyarakat melalui pengurus tempat ibadah dan Puskesmas agar tidak terjadi penumpukan massa,” sebut Herri yang saat pemberian secara simbolis diawasi aparat kepolisian yang berjaga di kantor DPD Partai Demokrat Sumut.

Ditambahkan, dengan membagikan ribuan masker dan handsanitizer ke masyarakat ini, diharapkan akan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di kota Medan, Sumut dan Indonesia.

Plt Ketua dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut juga menghimbau dan meminta seluruh anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota untuk peduli kepada masyarakat dengan membagikan masker atau handsanitizer  kepada masyarakat serta melakukan penyemprotan.

Demikian juga kepada ketua dan sekretaris DPC Partai Demokrat kabupaten/kota agar melakukan hal yang sama serta  menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di depan kantor DPC masing-masing dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, kesehatan serta tinggal di rumah, tidak bepergian kalau tidak ada hal yang penting.

“Demokrat sangat peduli kepada kepentingan masyarakat, makanya himbauan pemerintah dan instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat bapak AHY kami laksanakan dan sebagai bentuk    kepedulian kepada masyarakat, kami  membagi ribuan masker dan handsanitizer yang saat ini memang langka di pasaran,” kata Herri, mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan tersebut.

Kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota DPD Partai Demokrat Sumut meminta  untuk segera mengatasi persoalan langkanya masker dan hand sanitizer dipasaran serta melakukan penyemprotan disinfektan.

“Tolong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota segera cari solusi dan peduli kepada rakyat yang saat ini butuh masker dan hand sanitizer. Lakukan juga penyemprotan,” ujar Herri  Zulkarnain Hutajulu. (X1/rel).

Teks foto;

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj.Melizar Latif serta pengurus DPD Partai Demokrat diabadikan di komplek Kantor DPD Partai Demokrat Sumut sebelum berangkat membagikan masker,sarung tangan  dan sanitizer ke tempat -tempat ibadah dan Puskesmas.(Foto : ist)

Sumut

Corona di Sumut: ODP Berkurang 1.506 Orang Karena Ini…

Published

on

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah

Geosiar.com, Medan – Jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) virus corona di Sumatera Utara (Sumut) sempat menduduki angka 4.064 orang, pada Sabtu (28/03/2020) sore. Namun jumlah itu ‘hilang’ sebanyak 1.506 orang per Minggu (29/03/2020) sore.

Alasan menghilang, ternyata ada penyesuaian kondisi ODP terhadap Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) Revisi ke-4 yang terbit 23 Maret 2020. Oleh karena itu, per Minggu sore, jumlah ODP di Sumut tinggal menjadi 2.556 orang dari sebelumnya Sabtu sore sebanyak 4.064 orang.

Angka tersebut diumumkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah, dalam konfrensi pers gugus tugas pada Minggu (29/03/2020) sore.

Diketahui, hanya yang berstatus ODP saja yang turun. Sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP) masih tetap sama dengan Sabtu kemarin, yaitu sebanyak 77 orang.

Kemudian jumlah yang positif juga tidak berubah, yakni 14 orang. Dengan rincian 2 dari jumlah itu telah meninggal dunia dan 12 orang lainnya sedang dalam perawatan di rumah sakit.

Walaupun secara jumlah sudah turun, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui Gugus Tugas Covid-19 Sumut, beber Aris, tetap menekankan pentingnya menerapkan pentingnya social distancing yang kini diterjemahkan menjadi physical distancing.

Masyarakat diminta selalu menjaga jarak, tidak kontak badan ataupun kontak erat kepada teman, jangan keluar rumah, mengurangil aktivitas di luar, dan menghindari keramaian dan menerapkan pola hidup bersih.

Continue Reading

Sumut

Cegah Corona, Rumah di 11 Dusun Desa Gelam Sei Serimah Disemprot Disinfektan

Published

on

Penyemprotan cairan disinfektan oleh warga di setiap dusun, Minggu (29/3/2020) (WH/geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Pemerintah Desa Gelam Sei Serimah melakukan penyemprotan disinfektan di 11 Dusun, Minggu (29/3/2020) guna mencegah penyebaran virus corona.

Dari masing-masing dusun warga Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai (Serdang Bedagai) sangat antusias melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan yang sudah dibagikan oleh Pemerintah Desa.

Disela-sela kegiatan, Kepala Desa Muhammad Affan pada awak media mengatakan, penyemprotan dilakukan di 11 dusun yaitu Dusun 1, 2, 3, Dusun Ampera, Dusun Barisan Panjang, Dusun Sidikalang 1, 2, Dusun Sei Baru, Dusun Pardomuan Nauli, Dusun Gelam 1 dan 2, yang di pimpin langsung oleh setiap Kepala Dusun.

“Memang sampai sejauh ini warga Desa Gelam belum ada yang terindikasi penularan virus corona atau Covid-19, namun begitu kita sudah menyampaikan ke setiap Kepala Dusun untuk terus melakukan pemantauan terhadap warga di Dusun masing masing, khususnya yang baru pulang dari luar negeri,” jelas dia.

“Meski masih negatif kita juga akan terus proaktif melakukan pemantauan dan selalu mengimbau masyarakat untuk dapat menaati imbauan pemerintah, seperti menghindari kerumunan, social distancing (menjaga jarak) dan sesuai isi dari pada Maklumat Kapolri, karena ‘keselamatan Rakyat merupakan Hukum tertinggi’,” tutup Kades.

Pantauan dilapangan, penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Gelam Sei Serimah mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan penyemprotan langsung dilakukan oleh warga di setiap dusun masing masing dengan menggunakan mesin semprot isi 15 liter. Kegiatan tersebut tampak berjalan lancar, aman dan kondusif. (WH)

Continue Reading

Sumut

PEDULI, Hj Fitriani Manurung Luncurkan Program “Bunda Peduli Ojol”

Published

on

Medan, Gdosiar.com – Kebijakan pembatasan sosial (social distancing) yang dianjurkan pemerintah sebagai upaya menghambat penyebaran virus corona berdampak buruk kepada pengemudi ojek online (Ojol) di kota Medan. Pemberlakuan social distancing ini mengakibatkan pendapatan Ojol menurun drastis.

Kondisi yang dialami sejumlah Ojol itu mengundang keprihatinan tokoh perempuan Kota Medan Hj Fitriani Manurung S.Pd, M.Pd untuk meluncurkan program #BundaPeduliOjol.

Perempuan yang akrab disapa Bunda itu mengaku, gerakan program muncul dari diskusi dengan para relawan saat akan melakukan aksi penanganan wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dibeberapa jalan Kota Medan dirinya menyaksikan banyak Ojol duduk termenung menunggu pelanggan yang menggunakan jasanya.

“Kita akui, dampak dari virus corona ini telah menyentuh sendi-sendi ekonomi warga. Dan kita coba munculkan gerakan ini agar supaya Ojol tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelas Fitriani Manurung kepad wartawan di Medan, Minggu (29/03/2020).

Dijelaskannya, program #BundaPeduliOjol dilakukan dengan memesan sembako dan barang-barang keperluan sehari-hari. Kemudian, barang yang diantarnya ke tempat tujuan diberikan langsung kepada Ojol. “Setelah mereka sampai ke tempat tujuan, kemudian kita bayar dan kita juga langsung serahkan kepada mereka,” ungkapnya.

Disampaikan Fitriani, program tersebut sudah berlangsung dari kemarin dan direncanakan berlangsung hingga batas yang belum ditentukan. “Kita harapkan wabah virus corona cepat berlalu,” imbuhnya.

Dijelaskan lagi, terkait pemesanan Ojol untuk sembako ternyata mendapat orderan Ojol yang sama dalam satu hari tidak masalah. “Tetap kita Ok kan, tidak batal,” ujarnya.

Fitriani Manurung yang juga penggiat pendidikan di Kota Medan itu mengharapkan program bisa menjadi bagian dalam membantu mereka yang terngah berjuang memenuhi kehidupannya ditengah mewabahnya virus corona.

“Warga Medan lainnya juga bisa melakukan hal serupa dalam membantu mereka yang memerlukan untuk mendapatkan harapan hidupnya kembali,” jelasnya seraya mengatakan program peduli ini bisa juga dilakukan kepada profesi lain yang terimbas dengan wabah corona ini.

Fitriani Manurung yang saat ini Kandidat doktor di Universitas Negeri Medan itu mengajak Ojol untuk senantiasa memperhatikan keselamatan, kesehatan, kebersihan agar sama-sama terhindar dari wabah corona.

“Harapan kita kepada mereka yang setiap hari berjibaku di jalanan agar senantiasa menjaga kesehatan, kebersihan dan utamanya keselamatan,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang pengemudi Ojol, Dodie Boedi Ardhi mengaku berterimakasih dengan gerakan yang dibuat Hj Fitriani Manurung. “Kami sangat berterimakasih semoga murah rejekinya,” ungkapnya. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com