Connect with us

Sumut

Cegah Penyebaran Corona, ASN Pemko Medan Kerja di Rumah Mulai Kamis

Published

on

Ilustrasi Pasien Corona dan Tim Medis

Geosiar.com, Medan – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bakal mengizinkan aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah masing-masing. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Kepala BKDPSDM Medan, Muslim Harahap, mengatakan bahwa kebijakan itu berlaku mulai Kamis (26/3/2020). Hal itu lantaran pihaknya mengikuti surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) No19/2020 tentang Penyesuain Sistem Kerja ASN Dalam Upaya Pencegahan Virus Corona.

“Kebijakan ini berlaku sampai 31 Maret,” tutur Muslim, di Balai Kota Medan, Selasa (24/3/2020).

Bekerja dari rumah yang dimaksud bukan berarti ASN diliburkan. Ia menjelaskan, pemberian kerja disampaikan melalui WhatsApp, website serta cara lain yang memudahkan dalam memberikan tugas.

“Yang terpenting ada pemberian tugas yang dilakukan. Pemberian laporan hasil kerja yang dilaksanakan juga melalui cara yang memungkinkan,” jelas dia.

Ia juga mengaku surat edaran itu telah diberikan kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Begitu pula absen ASN dipantau masing-masing Kepala OPD.

“Nanti akan dilakukan pengecekan untuk membuktikan apakah yang bersangkutan di rumah atau tidak. Satpol PP juga sudah diminta melakukan pemeriksaan di pusat keramaian nantinya. Hanya saja Satpol PP sedang fokus razia anak sekolah,” tandasnya.

Dirinya menambahkan, ada sejumlah dinas membagi shift pegawai seperti, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Lalu Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

“Hal ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan seperti biasanya, termasuk petugas kebersihan di lapangan. Terpenting camat, lurah, kabag, kadis, dan kepala badan dan dua tingkat di bawahnya tetap standby di kantor. Selain itu, beberapa staf juga standby,” tutupnya.