Connect with us

Politik

Paul MA Simanjuntak: Tingkatkan Kesadaran Menjaga Kebersihan Cegah Virus Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak mengajak warga Medan meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Peningkatan kesadaran menjaga kesehatan salah satu upaya mencegah berkembangnya Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Medan.

“Mari tingkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Kurangi aktifitas di luar rumah menjaga kesehatan. Jangan anggap enteng soal wabah virus corona, semua warga harus peduli memutus mata rantai virus corona,” pinta Pau MA Simanjuntak saat melakukan sosialisasi Perda (Sosper) ke 3 Tahun 2020 No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Batu Putih, Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Minggu (22/3/2020). Hadir saat sosialisasi tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Paul MA Simanjuhtak juga berharap kepada Pemko Medan supaya serius melakukan pencegahan wabah virus corona di Kota Medan. Sebagaimana dalam Perda 12 Tahun 2012 tentang Sistim Kesehatan Kota Medan pada BAB VI Pasal 10 terkait pelayanan kesehatan dasar.

Pemko Medan diharapkan menerapkan Perda dengan benar sebagai upaya pencegahan virus corona. Seperti Pasal 10 disebutkan Pemko harus bertanggungjawab memberikan pelayanan kesehatan dasar yang dilakukan UPT Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Pemko Medan bertanggungjawab menyediakan SDM kesehatan, sarana, prasarana, obat dan vaksin pelayanan kesehatan dasar. Selanjutnya pihak Pemko harus melakukan pembinaan terhadap terhadap pelayanan masyarakat yang akan berkordinasi dengan masyarakat.

Ditambahkan Paul, Pemko Medan diharapkan dapat menjamin dan membina kesehatan lingkungan bagi masyarakat yakni bebas dari limbah, sampah, sarang serangga serta asap rokok.

Selanjutnya Paul menjabarkan Perda No 4 Tahun 2012 mengatur soal Kesehatan Lingkungan sebagaiimana yang tertera Pada BAB VI Pasal 26. Tujuannya untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat fisik, biologi dan sosial agar setiap orang mendapat derajat kesehatan.

Dalam Pasal itu diwajibkan Pemko, swasta dan masyarakat menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan sehat itu harus bebas dari unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan seperti, asap rokok, limbah, sampah zat kimia, kebisingan dan radiasi sinar pengion.

Gedung pemerintahan dan tempat umum wajib menyediakan tempat khusus merokok dan memasang tanpa kawasan tanpa rokok. Setiap orang dan prlaku dilarang memperjualbelikan rokok kepada anak dibawah umur.

Bahkan mengenai makanan dan minuman yang sehat juga diatur dalam Perda tersebut seperti pada Pasal 28. Disebutkan, setiap makanan dan minuman yang dikemas wajib diberi tanda atau label sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Dalam Perda juga diatur berupa sanksi pada BAB XV Pasal 87 yang mana setiap orang yang melanggar ketentuan yang disebut dalam Perda dikenakan sanksi adminitrasi dan pidana. Sanksi tersebut berupa penutupan sarana kesehatan dan pencabutan izin dan status badan hukum.

Sedangkan dalam Pasal 89 disebutkan setiap orang yang melanggar ketentuan bisa diancam pidana kurungan paling lama 6 bulan atau pidana denda paling banyak Rp 50 jt.

Pada BAB VII terkait bentuk penyelenggaraan biayaan Kesehatan Pada Pasal 43 disebutkan Pemko Medan berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan serta menjamin pelayanan kesehatan yang aman, adil, terbuka dan terjangkau. Pemko mendorong swasta dan masyarakat untuk berperan aktif mandiri mengatasi pembiayaan.

Selain itu di Pasal 44 yakni pembebasan biaya pelayanan kesehatan. Pada Pasal itu Pemko membiayai seluruh upaya pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan di Puskesmas. Pemko membiayai upaya kesehatan rujukan bagi masyarakat miskin.

Sebagaimana diketahui Perda No 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri XVI BAB dab 92 Pasal. Ditetapkan di Medan pada 8 Maret 2012 di tanda tangani Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap. (lamru)

Advertisement

Politik

Hasyim SE Minta Jangan Saling Menyalahkan Soal Penanganan Virus Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE minta semua elemen masyarakat jangan saling menyalahkan terkait dampak dan pecegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Sebaiknya, DPRD dan Pemerintah Kota (Pemko) harus tetap kordinasi dan masyarakat mendukung upaya dan penanganan maksimal.

Hal itu disampaikan Hasyim SE (foto) kepada wartawan, Minggu (29/3/2020). “Kritikan tak memiliki data kongkrit sangat tidak etis dan mengarah ke SARA. Sebaiknya tidak saling menyalahkan, akan tetapi berbuat membantu masyarakat yang sedang dalam kesulitan menghindari penyakit virus corona dan berdampak pada krisis pangan,” imbuhnya.

Disampaikan, pihaknya terus melakukan penyemprotan membantu masyarakat mencegah penyebaran virus corona.
“Jadi jangan bilang anggota DPRD Medan tak Peduli terhadap virus yang menyebar saat ini” terangnya. 

Ketua PDI Perjuangan kota Medan Hasyim SE menjelaskan, para anggota DPRD dari  PDI Perjuangan juga melakukan penyemprotan, pembagian masker, jamu/badrek, vitamin dan Hani Tezer secara gratis. “Dan kepada yang tukang kritik tapi tak berbuat harus juga tahu, bahwa kami dari anggota DPRD Medan dalam mencari masker saja sulitt” ungkapnya.

Dijelaskannya, pada hari Kamis 26 Maret 2020 PDI Perjuangan kota Medan melakukan pembagian masker, Hand Santezer, dan Bandrek kemasyarakat. ‘Mulai hari tim relawan Hasyim juga bergerak kemasyarakat melakukan penyemprotan Disinfektan sampai batas waktu yang belum ditentukan’ ujarnya.

Sementara itu, guna memaksimalkan pencegahan wabah virus Corona meluas,
Pemko Medan secepatnya mengeluarkan anggaran bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terhalang mencari nafkan.

Apalagi dampak Pemko Medan mulai memberlakukan penutupan beberapa saran tempat usaha dan warga kota Medan harus mengisolasikan diri (dirumah saja). “Bagi para pegawai swasta dan ASN bisalah bekerja didalam rumah. Tapi bagaimana dengan masyarakat yang bekerja harus keluar rumah dan merek yang penghasilannya untuk dapat 1 hari aja bisa untuk makan” ujarnya.

Untuk itu, kepada Pemko Medan memangkas berbagai anggaran yang dirasa tidak begitu dibutuhkan sekali. Maka, bisa dipangkas dan salurkan kepada masyarakat yang tidak bekerja dan penghasilannya yang pas-pasan untuk makan. “Jika Pemko Medan bisa memangkas anggaran yang tidak penting dan  bisa disalurkan anggarannya untuk membeli sembako dan diserahkan kemasyarakat. Kami dari DPRD Medan akan setuju sekali” jelasnya. 

Terkait informasi bahwa ada sekelompok orang sedang menggalang dana untuk membantu pencegahan covid 19 di Sumatera Utara khususnya kota Medan. “Untuk itu, marilah kita berpikir jernih, jangan saling menghujat dan memfitnah,” pinta Hasyim. (lamru)

Continue Reading

Politik

Sudari ST Lakukan Penyemprotan Disinfektan Cegah Virus Corona ke Rumah Warga

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna mencegah meluasnya perebakan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan,
Anggota DPRD Medan Sudari ST menggelar penyemprotan anti virus disinfektan dibeberapa lingkungan Kecamatan Medan Labuhan, Minggu (29/3/2020).

Penyemprotan langsung dikordinir Sudari ST asal politisi PAN itu mulai dari Kelurahan Tangkahan, Kelurahan Besar dan Kelurahan Martubung. “Kita bersama rakyat berupaya melakukan perlawanan terhadap virus Corona,” ujar Sudari.

Disebutkan, tujuan utama penyemprotan difokuskan ke rumah penduduk, jalan dan gang-gang serta tempat ibadah. Sedangkan penyemprotan disinfektan dimungkinkan bisa berlanjut tergantung kebutuhan.

Pada kesempatan itu, Sudari ST minta kepada masyarakat agar mematuhi himbauan pemerintah tidak keluar rumah akibat lock down dengan pembatasan areal. “Tujuannya untuk kepentingan bersama agar terhindar dan mencegah perebakan wabah virus corona,” pinta Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan membidangi Kesehatan masyarakat itu.

Selain itu, Sudari ST berharap kepada instansi dan lembaga lain agar peduli antisipasi wabah corona. Dengan demikian dapat melakukan penyemprotan yang serupa di lingkungan lain. (lamru)

Continue Reading

Politik

Polisi Diminta Tindak Tegas Penimbun APD Cegah Virus Corona

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pihak Kepolisian bersama Pemko Medan telusuri dugaan penimbunan Alat Pelindung Diri (APD) mencegah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Oknum yang terbukti melakukan penimbunan supaya ditindak tegas.

“Kita prihatin APD seperti masker, hand sanitizer langka dan harga meroket. Sehingga masyarakat sulit mendapatkan barang tersebut,” tegas Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE kepada watawan di Medan, Sabtu (28/3/2020).

Pada hal saat situasi seperti guna mencegah meluasnya perebakan virus corona sangat dibutuhkan berbagai APD dan alat alat kesehatan serta obat obatan. “Kita aja kesulitan mendapatkan masker dan APD lainnya untuk dibagi kepada masyarakay. Kita duga ada oknum yang bermain mengambil keuntungan sepihak,” ujar Ihwan asal politisi Gerindra itu.

Ihwan juga berharap kepada Dinas Perdagangan Kota Medan supaya proaktif menelusuri ketersediaan barang tersebut. “Pemko Medan harus melakukan pengawasan sehingga barang yang dibutuhkan saat ini tidak langka dan mahal. Segera telusuri dimana nyangkutnya. Lakukan upaya hukum bila ada oknum yang bermain dengan situaai seperti ini,” tegas Ihwan.

Untuk itu, Dinas Perdagangan bersama Kepolisian dapat rutin melakukan sidak-sidak kepada distributor dan bila terdapat penimbun barang-barang itu supaya ditindak tegas. “Ketersediaan barang itu sangat mendukung suasa kondusif di masyarakat, imbuh Ihwan Ritonga. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com