Connect with us

Sumut

Antisipasi Corona, Gereja HKI Sei Semayang Semprot Disinfektan Hingga Sediakan Hand Sinitizer

Published

on

Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th didamping tim penyemprotan disinfektan (Geosiar.com/Tees)

Geosiar.com, Medan – Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Khusus Sei Semayang dilakukan penyemprotan disinfektan pada Sabtu (21/3/2020). Upaya ini dilakukan guna pencegahan dan penyebaran virus Corona atau COVID-19 yang kini tengah mengganas di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut).

Pencegahan terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik dan membunuh mikroorganisme ini dilakukan di berbagai titik gereja yang terletak di Jalan Horas, Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumut ini. Mulai dari pintu gerbang, halaman gereja, ruangan ibadah di lantai 1 dan 2, ruang konsistori, gedung Paud, hingga rumah pendeta.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Pdt. Daniel Bonardo Pane, S.Th. Dirinya mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk persiapan dilaksanakannya ibadah di hari Minggu. Ia mengatakan hal ini juga merupakan aksi tindak lanjut dari perintah pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus corona yang berpotensi mematikan ini.

“Penyemprotan disinfektan di gereja ini dilakukan agar besok saudara-saudara kita dapat melaksanakan ibadah dengan rasa aman, nyaman dan tidak takut terhadap penyebaran virus tersebut,” jelas Pdt. Pane.

Pdt Pane juga mengimbau kepada masyarakat terkhusus jemaat di gereja itu agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun lingkungan. Rajin mencuci tangan serta menggunakan hand sanitizer.

“Jaga pola hidup sehat dengan olahraga teratur, menjaga pola makan agar tubuh lebih dapat mengantisipasi segala macam virus,” lanjut dia.

Tak hanya melakukan penyemprotan disinfektan, gereja ini juga menyediakan hand sanitizer yang dapat digunakan sebagai upaya pencegahan COVID-19.

Sekadar informasi, di Indonesia kini sudah ada 450 orang yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, 38 meninggal dunia dan 20 orang sembuh. Penyataan itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah Achmad Yurianto  saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung pada Sabtu (21/3/2020). (Tees)