Connect with us

Nasional

Kartu Pra Kerja Resmi Diluncurkan

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan program Kartu Pra Kerja yang implementasi awalnya di empat provinsi, diantaranya Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya. Namun peluncuran yang dilakukan hanya untuk sosialisasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Kebijakan yang dikhususkan untuk para pengangguran itu diterapkan lebih cepat dari target. Hal itu menyusul meluasnya wabah virus corona yang berdampak pada ekonomi.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kartu pra kerja adalah salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Dirinya berharap agar program ini menjadi sarana bagi para pencari kerja untuk menambah dan memperkuat keterampilan mereka.

“Kartu prakerja untuk pertama kali pemerintah menggandeng startup dan unicorn agar kita bisa melakukan akses ke masyarakat Indonesia secara luas,” tutur Airlangga pada Jumat (20/3/2020).

Dirinya mengatakan, para calon peserta program Kartu Pra Kerja baru bisa mendaftar pada dua minggu ke depan atau setelah sosialisasi selesai. Registrasi untuk Kartu Pra Kerja baru akan dibuka pada awal April 2020.

“Peluncuran Kartu Pra Kerja ini sesuai arahan Bapak Presiden, Bapak Presiden minta diluncurkan pagi ini jam 9,” kata Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Mantan menteri perindustrian itu menjelaskan, pemerintah bakal memberikan bantuan biaya pelatihan. Program ini, tuturnya, juga diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda yang produktif.

“Tujuh juta penduduk Indonesia yang belum kerja, 3,7 juta usianya rentang 18-24 tahun. 90 persen dari mereka belum pernah ikut pelatihan tersertifikasi. Dengan bantuan pemerintah, tenaga kerja ini diharapkan dapat berdaya saing dan produktif,” tandas dia.