Connect with us

Sumut

5 Tahun DPO, 1 Pelaku Penganiayaan Hilter Sirait Diringkus Tekap Polres Sergai

Published

on

Tim Khusus Anti Penjahat (Tekap) Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai) tangkap DPO

Geosiar.con, Sergai – Setelah 5 tahun menjadi daftar pencarian orang (DPO), akhirnya salah satu dari tiga pelaku penganiayaan berhasil ditangkap Tim Khusus Anti Penjahat (Tekap) Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai).

Salah satu penganiaya yang ditangkap yakni  Molen Siregar (24), warga dusun I, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

Pelaku ditangkap oleh Tekap Sat Reskrim Polres Sergai saat sedang tidur dirumahnya pada Selasa (17/03/2020) sekira pukul 16.00 WIB.

Diketahui, pelaku ditangkap atas kasus penganiayaan terhadap korban Hilter Sirait (58) warga dusun VI, Desa Makmur, Kecamatan Teluk mengkudu, kabupaten Sergai yang terjadi pada (17/08/2015) lalu di jalan umum Dusun I, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai.

Kapolres Sergai,  AKBP Robin Simatupang kepada awak media, Rabu (18/03/2020) menjelaskan kejadian itu terjadi pada 17 agustus 2015 lalu di jalan umum Desa Pematang pelintahan.

“Setelah kejadian itu pelaku melarikan diri ke Pekan Baru, sehingga ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Setelah mendapatkan informasi pelaku sudah pulang kerumah orang tuanya di dusun I Desa Pematang Pelintahan, pada selasa 17 Maret 2020. Sekitar pukul 16.00 WIB tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka saat sedang tidur,” jelas AKBP Robin, Rabu(18/03/2020).

Kapolres juga menjelaskan kejadian penganiayaan terhadap Korban Hilter Sirait bermula saat korban hendak pulang ke rumahnya dari warung tuak. Setibanya di jalan Umum Desa pematang pelintahan, korban diberhetikan oleh pelaku Molen siregar bersama temannya Golden Siregar(DPO) Sembari berkata “berhenti..berhenti..”

Setelah berhenti, pelaku sambil menarik kerah baju korban berkata “oh.. amang borunya rupanya..”

Tak lama kemudian, datang temannya Putra Silitonga alias Agung (DPO) dan langsung memukul Korban dilanjutkan dengan Pelaku Molen Siregar.

Setelah dikeroyok tiga orang pelaku, korban melarikan diri ke rumah warga sembari meminta tolong kepada warga, saat bersamaan ketiga pelaku tersebut melarikan diri juga.

Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan pengaduan di Mapolres Sergai sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP/221/VIII/SU/RES SERGAI tanggal 17 Agustus 2015.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 1 KHUPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun enam bulan,” kata Kapolres Sergai.

“Untuk dua orang pelaku lainnya kita masih lakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan pelaku lainnya,” tambahnya. (art)

Sumut

Anggota DPRD Sumut Aulia Agsa Pasien Corona Pertama yang Sembuh di Sumut

Published

on

Anggota DPRD Provinsi Sumut, Aulia Agsa

Geosiar.com, Medan – Anggota DPRD Provinsi Sumut, Aulia Agsa yang dinyatakan positif corona atau Covid-19 mengungkapkan kondisinya sudah dalam keadaan lebih baik.

“Alhamdulillah sebenarnya udah boleh pulang. Tapi, karena hasil swab kedua belum keluar, makanya masih di sini (RS Adam Malik),” kata Aulia saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/4/2020).

Aulia mengatakan menyelesaikan masa isolasi selama 18 hari dengan baik.

“Kan aku sakit, Sabtu 3 minggu lalu. Artinya udah 3 minggu sejak mulai gejala kan. Sedangkan corona bertahan di tubuh itu 14 hari,” ungkapnya.

Saat di rawat atau diisolasi di RS Adam Malik, politikus Partai Gerindra ini mengaku diperlakukan dengan baik. Tidak lupa ia mengucapkan rasa terimakasih kepada tenaga medis.

“Makanan di sini pun dijaga,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya Aulia Rizki Agsa dinyatakan positif virus corona atau covid-19. Hal itu diketahui Aulia setelah hasil tesnya keluar Selasa sore, 24 Maret 2020. Sebelum dinyatakan positif, Aulia juga sudah menjalani karantina atau isolasi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik.

Sebelum menjalani isolasi, Aulia memiliki riwayat perjalanan ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tepatnya Kota Manado.

“Waktu mau pulang dari Manado yang sempat demam tinggi, saya gak tau terpapar di mana, di Manado atau Jakarta. Tapi mungkin pas di Jakarta antara tanggal 4 – 8 Maret,” tutur dia.

Continue Reading

Sumut

Sekda Sumut: Medan, Deli Serdang Hingga Tanjungbalai Zona Merah Covid-19

Published

on

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina

Geosiar.com, Medan – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina mengumumkan, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Tanjungbalai masuk ke dalam zona merah penyebaran virus corona (Covid-19). Tiga daerah tersebut memiliki kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat tinggi.

“Daerah ini menjadi pintu masuk dari luar. Karena itu, untuk penanganan Covid-19 yang tengah mewabah saat ini dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit dari pemerintah, mulai dari pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Sabrina, Jumat (3/4/2020).

Sabrina mengungkapkan pihaknya bakal menyiapkan 1.500 ruang isolasi untuk pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona. Kini terdapat lima rumah sakit (RS) yang siap menjalankan protokol kesehatan Covid-19, yaitu RS GL Tobing, RS Martha Friska I dan II, RS Abdul Madan dan RS Gunungsitoli.

“Selain itu ada juga sebanyak 206 rumah sakit yang tersebar di Sumut,” tuturnya.

Sabrina, Hingga kini pihaknya telah menerima 2.850 Alat Pelindung Diri (APD) dan 10.800 alat rapid test. Ia menuturkan Pemprov Sumut juga sudah memesan 10 ribu APD tambahan.

Di sisi lain, lanjut Sabrina, Pemprov Sumut juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp500 miliar untuk penanganan virus corona. Akan tetapi, dengan perkembangan dan kondisi sekarang ini diperkirakan kebutuhan bisa mencapai Rp825 miliar.

“Untuk itu kami akan lakukan perubahan fokus anggaran kedua. Selanjutnya seperti yang kami pertanyakan ke Kemendagri, bahwa untuk insentif petugas medis yang bekerja, menjadi tanggungan dari daerah masing-masing (Pemprov) yang menyediakan,” tandasnya.

Sampai hari ini jumlah pasien positif corona di Sumut sebanyak 22 orang dan 3 pasien di antaranya meninggal dunia. Sedangkan total pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia secara kumulatif mencapai 1.986 kasus. Dari jumlah itu, 181 orang meninggal dan 134 orang dinyatakan sembuh.

Berikut sebaran kasus corona di Kota Medan. Update data terakhir pada Kamis 2 April 2020:

1. MEDAN SELAYANG

ODP : 20
PDP : 13

Covid (+) : 3
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 1
Sembuh : 0

2. MEDAN TIMUR

ODP : 16

PDP : 4
Covid (+) : 2

Meninggal Covid : 1

Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

BACA JUGA: Medan, Deli Serdang dan Tanjung Balai Zona Merah Covid-19 di Sumut

3. MEDAN PETISAH

ODP : 21

PDP : 5

Covid (+) : 3

Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

4. MEDAN PERJUANGAN

ODP : 33

PDP : 3

Covid (+) : 1
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 1

5. MEDAN POLONIA

ODP : 26
PDP : 0

Covid (+) : 0

Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

6. MEDAN BARU

ODP : 15
PDP : 3
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0


7. MEDAN MAIMUN

ODP : 12
PDP : 3
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0


8. MEDAN TEMBUNG

ODP : 35

PDP : 5
Covid (+) : 1
Meninggal Covid : 1
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0


9. MEDAN LABUHAN

ODP : 53
PDP : 3
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

10. MEDAN MARELAN

ODP : 19
PDP : 0
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

11. MEDAN JOHOR

ODP : 29
PDP : 10

Covid (+) : 1
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

12. MEDAN AREA

ODP : 26
PDP : 4
Covid (+) : 1
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

13. MEDAN AMPLAS

ODP : 30
PDP : 2
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

14. MEDAN BELAWAN

ODP : 38
PDP : 0
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

15. MEDAN TUNTUNGAN

ODP : 139

PDP : 11
Covid (+) : 2

Meninggal Covid : 1
Meninggal PDP : 1
Sembuh : 1

16. MEDAN DELI

ODP : 24
PDP : 2
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

17. MEDAN BARAT

ODP : 35
PDP : 5
Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

18. MEDAN DENAI

ODP : 69

PDP : 9
Covid (+) : 1
Meninggal Covid : 0

Meninggal PDP : 2
Sembuh : 0

19. MEDAN HELVETIA

ODP : 12
PDP : 5

Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

20. MEDAN SUNGGAL

ODP : 28
PDP : 8
Covid (+) : 2
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

21. MEDAN KOTA

ODP : 24

PDP : 1

Covid (+) : 0
Meninggal Covid : 0
Meninggal PDP : 0
Sembuh : 0

Total ODP : 701

Total PDP : 96

Total Covid (+) : 17

Total Meninggal Covid : 3

Total Meninggal PDP : 4

Total Sembuh : 2

Continue Reading

Sumut

Dua Warga Langkat PDP Virus Corona

Published

on

Ilustrasi Pasien dan Tim Medis Virus Corona

Geosiar.com, Langkat – Satuan Tugas Gugus Percepatan Pencegahan Virus Corona atau COVID-19 Kabupaten Langkat mendata, hingga kini dua Pasien Dengan Pengawasan (PDP), yang mendapat perawatan di dua rumah sakit berbeda.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Langkat dr Muhammad Arifin Sinaga MAP, di Stabat, Sabtu (4/4/2020).

Arifin Sinaga mengatakan, hingga sekarang ini terdapat dua warga PDP sudah dirawat di rumah sakit. Satu pasien dirawat di rumah sakit GL Tobing PTPN II Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang untuk menjalani isolasi.

“Yang satu lagi mendapat perawatan juga dengan isolasi di Rumah Sakit Putri Bidadari Kecamatan Wampu Langkat,” katanya.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini masih berjumlah 26 orang dan itu menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com