Connect with us

Nasional

Kasus Corona ke 25 Meninggal Dunia, Suami Negatif Corona

Published

on

Juru bicara pemerintah khusus Virus Corona Achmad Yurianto

Geosiar.com, Jakarta – Juru bicara pemerintah khusus Virus Corona Achmad Yurianto melaporkan hasil pemeriksaan suami dari pasien positif corona nomor 25 yang negatif.

Pasangan suami istri (pasutri) ini sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Sanglah, Bali. Kini sang istri WNA itu akhirnya meninggal dunia pada 11 Maret 2020.

“Sudah kami periksa. Hasilnya negatif,” ujar Achmad di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Akan tetapi Achmad tidak menjelaskan secara merinci kondisi suami WNA itu. Tapi menurutnya, si suami sudah diizinkan pulang dari rumah sakit.

Sebelumnya, pasien positif Corona nomor 25 yang merupakan WNA meninggal dunia. Achmad menyebut Corona memperparah kondisi WNA itu yang telah mengidap penyakit hipertensi serta hipertiroid.

Diketahui, pasien 25 itu datang ke Bali bersama suaminya pada 29 Februari lalu. Dalam liburannya di Bali, pasien 25 itu mengalami demam dan mendatangi salah satu rumah sakit swasta di Kuta lalu dirujuk ke RS Sanglah.

Pasien 25 ini merupakan pasien pertama positif corona di Indonesia yang meninggal. Akan tetapi Yurianto menyatakan penyebab kematian adalah penyakit bawaan pasien yang diperparah corona.

Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso kemarin juga mengumumkan satu pasien meninggal. Akan tetapi belum dipastikan status terkait corona pada pasien tersebut yang menderita pneumonia berat itu.