Connect with us

Sumut

Satreskrim Polres Tebing Tinggi Ungkap Kasus Cabul, KDRT Hingga Judi Togel dalam Sebulan

Published

on

Kapolres Tebing Tinggi AKBP James P Hutagaol, S.IK didampingi Kasatreskrim Polres Tebing Tinggi AKP Rahmadani, Senin (9/3/2020) (WH/geosiar.com)

Geosiar.com, Tebing Tinggi – Petugas Opsnal Satreskrim Polres Tebing Tinggi berhasil mengungkap kasus kejahatan dan mengamankan 6 orang tersangka dari berbagai kasus kejahatan,  diantaranya kasus pencabulan, KDRT dan kasus judi togel.

Salah satu kasus pencabulan, yakni  yang dilakukan oleh tersangka berinisial MHD Alpis Sani alias Alpis (22), warga Jalan Ir. H. Djuanda, Lk I, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, terhadap korbannya yang merupakan anak dibawah umur berusia 16 tahu

Tersangka Alpis yang merupakan abang tiri korban melakukan pencabulan didalam kamar korban di rumah orang tua (Pelapor) korban, pada bulan November 2019 lalu. Saat korban sedang tidur, tersangka melakukan hal yang tidak senonoh terhadap korban.

Lalu, pada Desember 2019, tersangka kembali melakukan hal yang sama yakni meraba buah dada korban, namun korban sempat menolak dan berkata “Janganlah bang, nanti terjadi sesuatu”. Namun tersangka terus memaksa dan menyetubuhi korban layaknya hubungan suami istri.

Terakhir,  pada Minggu (9/2/2020), tersangka Alpis kembali melakukan pencabulan yakni dengan hingga orang tua korban bernama Devi memergoki dan melaporkan hal ini kepada polisi.

Selanjutnya dalam kasus KDRT, petugas berhasil mengamankan tersangka bernama Sofyan Tarmizi alias Fian (42), warga Jalan Pulau Buru, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, yang melakukan penganiayaan terhadap istrinya Afrida Yani (33) dan anaknya Fenni Hemaranda Sofyan (13).

Tersangka Fian melakukan penganiayaan dengan cara menampar pipi kanan istrinya, lalu memukul mata sebelah kiri dan melemparkan kursi makan ke arah korban hingga mengenai kepala, perut dan tangan kiri korban.

Selain itu, tersangka juga hendak memukul korban dengan gagang sapu, namun ditangkis oleh anak korban (Fenni) hingga anak korban mengalami luka di bagian hidung dan jari jempol sebelah kanan.

Sementara dalam pengungkapan kasus judi togel, petugas Satreskrim Polres Tebing Tinggi berhasil mengamankan 4 orang tersangka diantaranya, Yoni alias Yon (48), M Yusuf Sinaga alias Usup (42), Budiman Hasibuan alias Opung Hasibuan (59) dan Hendra Wijaya alias Hendra (47), warga Jalan Pulau Samosir Link 03 Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi.

Keempat tersangka ini diamankan dari 4 lokasi yang berbeda dengan sejumlah barang bukti yang berhubungan dengan perjudian jenis tebak angka/togel.

Dari pengungkapan kasus tersebut, Kapolres Tebing Tinggi AKBP James P Hutagaol, S.IK yang didampingi Kasatreskrim Polres Tebing Tinggi Rahmadani menyampaikan  pesan kepada masyarakat agar dapat menghindari segala tindakan kejahatan.

“Masalah  kasus judi togel, kami memberi jawaban atas keresahan masyarakat selama ini terkait maraknya perjudian didalam wilayah hukum Polres Tebing Tinggi, kita akan tetap komitmen bahwasanya yang namanya judi akan kita berantas sesuai dengan atensi Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin,” ucap Kapolres Tebing Tinggi AKBP James P Hutagaol kepada geosiar.com, Senin (9/3/2020). (WH)

Sumut

Pemko Medan Siapkan 1.000 Ton Beras untuk Bantuan Sosial

Published

on

Medan, Geosiar.com – Plt Walikota Medan Ir Akhyar Nasution mengaku terus berupaya menyelamatkan 2,6 juta orang penduduk warga Medan dari dampak virus corona. Selain upaya pencegahan meluasnya perebakan Coronavirus 2019 (Covid-19), bahkan dampak sosial akibat stay home dan lock down area yang dikuatirkan krisis pangan sedang diantisipasi.

Kepada Geosiar.com, Minggu subuh (29/3/2020) Akhyar Nasution (foto) menyampaikan, Dianya terus berusaha dan berkordinasi kepada semua pihak upaya penyelamatan warga kota Medan dari dampak wabah virus Corona.

Untuk saat ini sebut Akhyar Nasution, dalam mengantisipasi rawan pangan akan melakukan pemberian sembako bagi warga Medan kurang mampu. Pihaknya sudah mempersiapkan 1.000 ton beras. “Cadangan pangan sebelumnya 100 ton dari Bulog dan tambah pembelian 900 ton lagi,” imbunya.

“Keseluruhan beras itu akan dibagikan kepada warga Kota Medan guna membantu kebutuhan pangan. Segala upaya kita lakukan demi keselamatan warga kita bersama. Kita berharap wabah ini cepat berlalu,” ujarnya seraya menyebut sedang mematangkan teknis pendistribusian sembako tadi.

Dikatakan Akhyar, pihak tetap berharap dukungan dan partisipasi semua pihak demi kepentingan warga Kota Medan. “Saat ini kordinasi tetap kita jajaki bagaimana langkah terbaik,” katanya. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Update Virus Corona di Sumut, 14 Positif

Published

on

Ilustrasi Tim Medis

Geosiar.com, Medan – Jumlah kasus positif Corona atau COVID-19 di Sumatera Utara (Sumut) kini bertambah. Gugus Tugas COVID-19 Sumut melaporkan ada 14 kasus positif Corona.

Hal itu disampaikan jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut Mayor Kes Whiko Irwan dalam live streaming yang ditayangkan dalam akun YouTube Humas Sumut. Ia menyatakan jumlah itu per 28 Maret 2020 pukul 17.00 WIB.

Selain itu, dia mengatakan ada 77 orang pasien dalam pengawasan (PDP). Ada juga 4.064 orang dalam pemantauan (ODP) Corona.

“Orang positif COVID-19 mengalami peningkatan 35,7 persen,” kata dia.

Akan tetapi Whiko tak menjelaskan identitas para pasien positif Corona itu. Dia juga tak menyebut di mana para pasien positif Corona itu dirawat.

Continue Reading

Sumut

Pemko Medan Perpanjang Libur Sekolah Hingga 29 Mei 2020

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dalam rangka mengantisipasi dan upaya preventif menyikapi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), serta menjaga sekaligus melindungi masyarakat Kota Medan dari virus berbahaya tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali mengeluarkan Surat Edaran No.443/2762 tanggal 27 Maret 2020 tentang Antisipasi Penyebaran Lebih Luas Covid 19 di Kota Medan.

Dalam surat edaran tersebut, Akhyar Nasution memperpanjang kembali program belajar dari rumah bagi para pelajar SD dan SMP yang berada di wilayah Kota Medan. Perpanjangan itu dilakukan guna mengantisipasi agar penyebaran virus Covid 19 tidak semakin meluas dan masif di Kota Medan.

Di surat edaran itu, Akhyar menginstrukan kepada seluruh satuan Pendidikan yang ada di wilayah Kota Medan untuk tetap melakukan pembelajaran dengan sistem during/online dengan menggunakan Whatsapp/Group rumah belajar, ruang guru atau jenis pembelajaran online lainnya sampai 29 Mei 2020.

“Saya berharap agar perpanjangan masa belajar dari rumah ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para siswa. Saya minta kepada guru dan orang tua dapat mengawasinya dengan sebaik-baiknya agar berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas di Kota Medan yang kita cintai bersama,” kata Akhyar.

Kepada Satuan Pendidikan, Pendidik serta tenaga kependidikan, Akhyar selanjutnya meminta agar tetap melaksanakan tugas work from home sampai tanggal 29 Mei 2020. Akhyar juga berharap agar para guru dapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran daring/online dan melaporkan secara berkala kepada kepala sekolah dan pengawas.

Terakhir dalam surat edaran tersebut, Akhyar tak lupa berpesan kepada seluruh orang tua siswa untuk tetap senantiasa menjaga dan mengawasi anaknya di rumah agar tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak dan tetap belajar di rumah.

“Besar harapan saya agar kiranya seluruh orang tua dapat ikut mengawasi agar anak-anaknya menaati aturan ini. Sebab, program belajar dari rumah ini dilakukan de.i keselamatan kita bersama dan upaya kita melindungi anak-anak kita yang merupakan generasi bangsa, sekaligus penerus estafet pembangunan,” harapnya.(lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com