Connect with us

Dunia

Datang dari Iran, Arab Saudi Laporkan Kasus Kedua Virus Corona

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Arab Saudi – Arab Saudi melaporkan adanya kasus kedua virus corona (Covid-19) yang ditemukan pada warganya yang datang dari Iran melalui Bahrain. Korban tidak mengungkapkan bahwa ia sudah mengunjungi Iran, seperti diketahui 92 orang tewas akibat virus Corona di negara itu.

Warga Saudi telah menemani orang yang dilaporkan pada Senin sebagai kasus pertama coronavirus di Arab Saudi, menurut Arab News (5/3/2020).

Kementerian mengatakan saat ini pasien dalam karantina di rumah sakit dan bahwa semua orang yang melakukan kontak dengannya sudah diuji untuk virus Corona.

Kementerian menambahkan bahwa orang dapat menelepon 937 apabila mereka mempunyai pertanyaan tentang virus.

Pada hari Rabu, Arab Saudi menangguhkan semua perjalanan umrah usai melaporkan kasus kedua virus Corona.

Kerajaan memberlakukan larangan pekan lalu pada calon jemaah di luar negeri yang mengunjungi Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Larangan itu sekarang berlaku untuk warga negara Saudi dan ekspatriat, kata Kementerian Luar Dalam Negeri Arab Saudi.

Tujuan larangan itu yakni untuk membatasi penyebaran virus corona dan mencegah aksesnya ke dua Masjid Suci, kata seorang juru bicara Kemenlu Saudi.

Warga Saudi dan ekspatriat masih dapat mengunjungi Mekah dan Madinah untuk berdoa asalkan mereka tidak pergi untuk umrah, kata Wakil Menteri Haji Abdulfattah Mashat. “Mekah masih terbuka untuk pengunjung dari seluruh Kerajaan, keputusan hanya menunda kegiatan Umrah,” katanya kepada TV Al Arabiya.

Hingga kini sudah ada lebih dari 3.150 kasus di Timur Tengah, hampir semuanya dalam atau terkait dengan Iran, yang memiliki 2.922 kasus yang dikonfirmasi dan 92 kematian. Untuk menghambat penyebaran virus Corona, pihak berwenang Iran membatalkan salat Jumat di semua ibu kota provinsi dan melarang perjalanan ke luar negeri untuk para pejabat.