Connect with us

Sumut

Nenek Poniah Sitorus Akhirnya Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Published

on

Photo korban Poniah Br Sitorus sedang berada di rumah korban, Selasa (25/2/2020) (WH/geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai  – Nenek Poniah Br Sitorus (74) warga Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar  I, Kec. Bandar Khalifah Kab. Serdang Bedagai (Sergai), tidak lama dirawat di Rumah Sakit Chevani Tebing Tinggi akibat kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi di Jalan Lintas Tebing Tinggi-Bandar Khalifah,  tepatnya di Dusun Juhar I Desa Juhar Sergai, Minggu (23/2/2020) sekira pukul 10.00 WIB dan akhirnya meninggal dunia pada hari itu juga.

Adapun insiden yang terjadi, menurut keterangan dari B. Situmorang yang merupakan salah satu warga, Selasa (25/2/2020) mengatakan, korban adalah penumpang  sepeda motor Honda Supra X 125 BK 2104 LF  yang dikendarai oleh Ojak Butar Butar (70) warga Dusun Blok Nol Jangga Desa Juhar I Kec. Bandar Khalipah, Kab. Sergai.

Kronologis peristiwa tersebut, pada saat berkendara tiba-tiba mobil Truk Colt Diesel BK 8582 ZE  yang di kendarai Agus Syahputra (30),  warga Dusun II Desa Sei Buluh Bamban datang dari arah yang sama dan mendahului sepeda motor yang ditumpangi korban.  Dimana supir mobil langsung membanting setir mobil kekiri sehingga bak mobil bagian belakang mengenai setang sepeda motor,  lalu sepeda motor langsung oleng dan terjatuh.

Lanjut Situmorang, pada saat kejadian pengendara sepeda motor Ojak Butar-butar hanya tampak luka lecet sedangkan penumpangnya Poniah Br Sitorus diketahui kepala bagian belakang terbentur ke aspal sehingga tidak sadarkan diri dan keduanya langsung dibawah ke Rumah Sakit Chevani Tebing Tinggi. Namun tidak lama kemudian Poniah Br Sitorus akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit.

“Almarhum Poniah Br Sitorus saat ini sudah dirumah duka di Dusun Blok Nol Jangga, Desa Juhar  I, Kec. Bandar Khalifah Kab. Serdang Bedagai dan akan disemayamkan pada Rabu (26/2/2020), dengan demikian kami berharap kepada Pengendara dan pemilik Mobil Truk Colt Diesel BK 8582 ZE harus bertanggung jawab atas insiden tersebut,” harap Situmorang dan beberapa warga lainnya. (WH)