Connect with us

Sumut

Warga Simalungun Keracunan Usai Santap Daging Anjing

Published

on

Puluhan warga Simalungun yang keracunan makanan usai menyantap daging anjing. (Foto : Analisadaily/Istimewa)

Geosiar.com, Simalungun – Kapolsek Balata, AKP Jagani Sijabat membenarkan kasus keracunan puluhan warga di Desa Panombean Hutahurung, Kecamatan Hataran, Simalungun yang terjadi pada Rabu (19/2/2020) kemarin. Katanya, warga diduga keracunan akibat mengonsumsi daging anjing yang dimasak bersama-sama.

“Iya benar. Data pastinya itu 27 orang, memang betul keracunan. Mereka sakit akibat makan daging anjing,” ujar Kapolsek seperti dikutip dari analisadaily.com, Sabtu (22/2/2020).

Kapolsek mengatakan, kegiatan masak dan makan daging anjing bersama merupakan kebiasaan masyarakat di daerah itu. “Sudah merupakan kebiasaan, meraka beli anjing bersama, biayanya juga patungan, lalu mengerjakannya bersama dan sama-sama memasaknya,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Simalungun, dr Lidya Saragih mengaku belum dapat menyimpulkan secara pasti penyebab keracunan warga. Sebab, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut terhadap daging anjing yang diduga sebagai penyebab keracunan.

“Daging sisa masih ada. Nanti itu kita ambil, kita periksa di laboratorium RSUD Rondahaim. Supaya tahu penyebab pastinya,” tutur Lidya.

Dia hanya memastikan bahwa kondisi korban kini mulai stabil. Apabila ada pasien dengan kondisi semakin parah, maka akan dirujuk ke RSUD Rondahaim Pamatang Raya.

“Kondisinya sudah mulai membaik. Namun masih ada yang masih mual. Kalau ada belum fit, masih kita rawat dan kalau dirujuk, kita bawa ke RSUD Rondahaim. Mudah-mudahan tidak ada,” pungkasnya.