Connect with us

Sumut

Jaringan Narkoba Terungkap, Satu Tersangka Ternyata DPO Pencabulan Anak

Published

on

June Tarigan alias Juned (26) yang ternyata DPO Satreskrim Polres Sergai atas kasus pencabulan anak. (Foto : art/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Pasca terungkapnya jaringan narkoba di wilayah Perbaungan dan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang oleh Sat Narkoba Polres Sergai pada Senin (17/2/2020) kemarin, ternyata satu dari 4 tersangka merupakan pelaku pencabulan anak yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polres Sergai.

“Satu tersangka yang ternyata DPO kasus pencabulan anak bernama June Tarigan alias Juned (26) warga Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai,” ujar Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, MHum di ruang kerjanya, Kamis (20/2/2020).

Disebutnya, June Tarigan dilaporkan berdasarkan LP/21/I/2020/SU/Res Sergai tanggal 13 Januari 2020 atas laporan pencabulan terhadap Putri Febriani Lubis (16) warga Dusun V Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin. Laporan tersebut dibuat oleh ibu korban bernama Dewi Ansari Siagian (47).

“Tersangka Juned sudah mencabuli korban sebanyak tiga kali pada Desember 2019, yaitu pertama pada Rabu (18/12) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah di Lubuk Pakam. Selanjutnya pada Kamis (19/12) sekitar pukul 01.00 WIB di tempat yang sama, dan yang ketiga di sebuah rumah yang terletak di Dusun II Desa Ara Payung, Kecamatan Pantai Cermin,” ungkap Kapolres.

Dalam melancarkan aksi bejatnya, lanjut Kapolres, pelaku membujuk korban dengan janji-janji palsu. “Pelaku Juned dengan bujuk rayunya memberikan janji-janji kepada korban yang masih berumur 16 tahun, yang tidak tamat sekolah hanya sampai kelas 1 SMA saja, sehingga korban mau dicabuli pelaku,” jelasnya.

Sementara itu, penangkapan tersangka Juned dalam perkara kasus kepemilikan narkotika jenis sabu dilakukan oleh tim Satnarkoba Polres Sergai di Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Pelaku tindak penyalahan narkoba yang berhasil diringkus Narkoba Polres Sergai pada Senin (17/2/2020). (Foto : art/Geosiar.com)

Dari tersangka, petugas menyita barang bukti berupa sebuah dompet emas warna cokelat yang berisikan satu plastik klip transparan sedang, 2 plastik klip transparan kecil yang berisikan butiran kristal diduga sabu dengan  berat brutto 2,00 gram, 15 plastik klip transparan kecil kosong, uang tunai Rp 104.000, dan buku catatan yang diduga berisikan rekapitulasi penjualan narkotika.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) (2) Yo Pasal 76D Sub Pasal 82 (1) Yo 76E UU RI No. 17 tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun2016 Tentang Perubahan Kedua UU RI No. 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkas mantan Kapolres Batubara itu. (art)