Connect with us

Nasional

KPU Akui Peran Pers dalam Pemilu

Published

on

Ilustrasi insan pers yang diakui kinerjanya oleh KPU.

Geosiar.com, Manado – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui peran insan pers dalam seluruh proses pemilihan umum (pemilu). Pers diakui berperan penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu.

“Pers berperan besar dalam meningkatkan partisipasi pemilu,” ujar anggota KPU Ilham Saputra dalam sebuah acara di KPU Sulawesi Utara dalam acara coffee morning yang diselenggarakan KPU Sulut, di Manado, Rabu (19/2/2020).

Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya jumlah partisipasi pemilih di Sulut pada pemilu lalu, yaitu 83,9 persen jauh diatas standar yang ditetapkan 77,5 persen.

“Untuk itu media berperan penting dalam meningkatkan partisipasi pemilih,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ilham meminta bantuan kepada insan pers untuk menciptakan situasi kondusif. “Kalau ada masalah silakan konfirmasi kepada KPU Sulut atau KPU kabupaten, kota bersangkutan. Ada masalah, isu-isu silakan bertanya,” imbuhnya.

Ia pun menyinggung mengenai banyaknya berita bohong atau hoax yang sangat mengganggu jalannya Pemilu 2019. Dengan demikian, Ilham mengimbau rekan media untuk koordinasi ke KPU terlebih dulu sebelum merilis berita.

“Untuk membendung hoaks itu, meminta bantuan kepada rekan-rekan pers, untuk konfirmasi kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu terkait dengan isu-isu pilkada,” tambahnya.

Senada, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh pun mengakui peran pers dalam penyelenggaraan pemilu tahun lalu. Tingginya partisipasi pemilu di daerah itu tak terlepas dari dukungan media.

“Ini berkat dukungan teman-teman media yang memberikan informasi pendidikan politik dan hal-hal lain tentang kepemiluan kepada masyarakat,” ujar Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh.