Connect with us

Politik

Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman Semakin Akrab, Kader Gerindra Makin Ketat

Published

on

Medan, Geosiar.com – Menjelang pemilihan Walikota Medan September 2020 mendatang. Bursa bakal calon (Balon) mulai ramai. Seperti calon Partai Gerindra, salah satu partai yang memenuhi syarat dapat mengusung sendiri calon dengan 10 kursi di DPRD Medan.

Menunggu keputusan DPP Partai Gerindra siapa bakal calon yang akan diusung pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Medan periode 2020-2024. Kini, dua kader Gerindra Medan tampaknya bersaing ketat mendapat tiket sebagai calon.

Selain nama Ihwan Ritonga yang saat ini menjabat Wakil Ketua DPRD Medan, kini nama Aulia Rachman yang saat ini Ketua Komisi II DPRD Medan mulai mencuat. Bahkan, Aulia Rachman bersama menantu Presiden RI yakni Bobby Nasution semakin akrab.

Bahkan Boby-Aulia mengaku sepakat akan berpasangan di Pilwalkota Medan 2020-2024 jika salah satu dari mereka mendapat mandat dari Partai. Seiring dengan itu, pasangan tersebut telah melakukan silaturahmi di kediaman Aulia Rachman di Jalan Taska No 82 Komplek Deli Raya Platina 1 Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Senin (17/2/2020).

Silaturahmi dilakukan bersama ratusan warga yang tergabung di Forum komunitas pendukung Boby Nasution. Sejumlah elemen, kader Gerindra PAC Medan Deli, serikat buruh dan tokoh masyarakat ikut bergabung acara silaturahmi.

Pada kesempatan itu, Aulia Rahman mengaku siap disandingkan dengan Bobby Nasution dalam bursa pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2020-2024.

Aulia menyampaikan merasa terhormat menanggapi permintaan warga yang ingin dirinya maju mendampingi Bobby Nasution.

Kata Aulia, permintaan ini disampaikan mungkin lantaran selama ini dirinya terus bermain dan berbuat untuk masyarakat, jauh dari sebelum dia terjun ke dunia politik.

“Mungkin ada harapan besar bagi masyarakat kita menjadi Wakil mendampingi saudara Bobby Nasution,” tuturnya.

Namun, lanjut Aulia, semuanya berpulang pada keputusan partai. “Jika kita diminta, kita akan siap,” tukas anak dari H Razali Doyong ini.

Aulia Rahman mengaku siap lantaran dia melihat program yang dimunculkan Bobby Nasution sangat bagus.

“Secara pribadi, saya lihat program Kolaborasi Medan Berkah ini sangat baik. Kita sangat berharap Bobby jadi Walikota. Walaupun Gerindra belum memutuskan mengusung siapa hingga kini, tapi anginnya ke mana kita tahu. Kita berusaha meyakinkan masyarakat agar berpihak kepada Bobby,” terangnya.

Sementara di tempat yang sama, Bobby Nasution meminta masukan dari para masyarakat terkait permintaan untuk mengajak Aulia Rahman mendampinginya. (lamru)

Advertisement

Politik

Methodist 5 Respon Anjuran Antonius Tumanggor, Minta Sekolah Lain Nyusul

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pihak sekolah Methodist 5 Medan merespon anjuran Wakil Fraksi NasDem DPRD Medan Antonius D Tumanggor menyikapi keluhan orang tua siswa terkait keringanan diskon uang sekolah. Dampak stay at home karena wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) banyak warga kesulitan ekomomi.

Atas dasar itu, Antonius D Tumanggor (foto) minta seluruh sekolah di Medan terutama pihak swasta memberikan keringanan. “Kita apresisasi Methodist 5 sudah merespon memberikan diskon uang sekolah selama 2 bulam,” ujar Antonius kepada wartawan di Medan, Selasa (7/4/2020).

Disampaikan Antonius, kebijakan sekolah Methodist 5 memberikan diskon uang sekolah patut diikuti pihak sekolah lain. Karena kondisi sekarang kemampuan ekonomi warga sangat menurun drastis. “Saat nya yang mampu membantu uang susah,” pinta Antonius.

Sebagaimana diketahui, Methodist 5 telah memberikan diskon 25% uang SPP siswa untuk April dan Mei. Sebelumnya, beberapa orang tua siswa SMA Methodist 5 mendatangi Sopo Restorasi yang dikelola Antonius Tumanggor di Sei Agul .

Salah satunya Ibu Christina Sibarani yang datang mengucapkan terima kasih atas upaya Antonius menyuarakan diskon SPP.

” Saya optimis apa yang sudah dilakukan Sekolah Methodist 5 ini akan menggerakkan sekolah lainnya memberikan diskon SPP. Saya kira sangat patut ya pihak sekolah berempati dengan kesulitan orang tua siswa di masa sulit ini,” tegasnya. (lamru).

Continue Reading

Politik

Komisi II DPRD Medan-Dinsos Sepakat Tidak ada Batas Lapor Warga Mendapat Bantuan Beras

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan ternyata tidak ada melakukan pembatasan waktu soal pelaporan warganya untuk mendapatkan bantuan beras dari Pemko Medan terkena dampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Selagi status tanggap darurat warga dipersilahkan melaporkan ke Kepling dan Pemko akan berupaya memberikan bantuan beras semaksimal mungkin.

Hal tersebut terungkap saat Komisi II DPRD Medan berkunjung ke Dinas Sosial Kota Medan, Selasa (7/4/2020). Kunjungan tersebut dimpimpin Ketua Komisi II DPRD Medan Aulia Rachman bersama Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala, Wakil Ketua Komisi II Sudari ST didampingi anggota Wong Cun Sen, Afif Abdillah, Dhiyaul Hayati dan Johannes Haratua Hutagalung. Mereka diterima Kepala Dinas Sosial Kota Medan Endar Sutan Lubis serta stafnya.

Dalam pertemuan tersebut disepakati guna menghindari keresahan di tengah masyarakat, Dinas Sosial melalui pihak Kecamatan dan Kelurahan membuat surat edaran kepada masyarakat bahwa tidak ada batas lapor hingga 29 Mei untuk mendapat bantuan beras.

Bahkan, bila masih status tanggap darurat diperpanjang diatas 29 Mei maka pelaporan untuk bantuan tetap diakomodir.

Hanya saja kata Endar Sutan, bantuan beras diprioritaskan kepada masyarakat dengan kriteria masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah akibat dampak Covid 19.

“Selanjutnya bantuan akan diupayakan semaksimal mungkin. Kalau situasi semakin darurat dan dana mencukupi dimungkinkan semua warga Medan akan dapat. Tetapi yang prioritas tetap terkena dampak Covid,” terang Endar.

Ditambahkan Endar, saat situasi menghadapi bencana saat ini pihaknya tidak melakukan prosedur yang kaku. “Pendataan dapat berangsur angsur terus dilakukan. Tujuannya untuk kepentingan membantu masyarakat yang prioritas. Kami pun mempercayakan kepada Kepling harusnya tahu siapa warganya yang miskin dan kaya,” sebut Endar.

Pada kesempatan itu, Endar Sutan Lubis mengharapkan kolaborasi DPRD Medan terkhusus komisi II bidang kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi itu untuk mengawasi distribusi agar tidak ada penyimpangan. Sehingga bantuan beras dapat tepat sasaran dan merata.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST berharap pembagian beras supaya ditambah terus. Karena beras yang telah disiapkan 1000 ton dinilai tidak akam mencukupi kebutuhan warga Kota Medan yang terimbas dari Covid 19.

Menyoal kecukupan anggaran pembelian beras, Sudari mengatakan DPRD dan Pemko sudah sepakat akan melakukan pergeseran atau pengalihan pos pos anggaran di APBD 2020.

Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Afif Abdillah, juga meminta Dinsos Medan menyiapkan hotline call center yang bisa dihubungi untuk pengaduan masyarakat. Karena jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan dan menjadi ajang mencari keuntungan.

“Pemberian bantuan beras ini dilakukan secara bertahap sampai 1.000 ton ini haru terdistribusi dengan baik. Karena dari informasi kita terima, ada warga hanya dapat 1,5 kg beras bukan 5 kg per KK. Ini kan harus ditelusuri kenapa bisa begini dan apakah ada unsur kesengajaan,” imbuhnya. (lamru)

Continue Reading

Politik

Sudari ST Minta Pemko Medan Segerakan Salurkan Sembako ke Panti Asuhan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari ST minta Pemko Medan segera memberikan bantuan sembako kepada Panti Asuhan yang ada di Kota Medan. Panti Asuhan yang selama ini banyak mengharapkan menerima bantuan dari pihak ke tiga saat ini mulai menurun.

“Kita harapkan Pemko Medan memberi perhatian serius soal distribusi sembako kepada seluruh Panti Asuhan yang ada di Medan. Kita antisipasi jangan sampai kelaparan,” ujar Sudari ST (foto) kepada wartawan di Medan, Selasa (7/4/2020).

Disampaikan Sudari asal politisi PAN itu, pada umumnya Panti Asuhan banyak mengharapkan bantuan dari pihak Donatour. Tetapi karena wabah Corona virus Disease 2019 (Covid-19), sehingga banyak pihak yang menghentikan bantuannya.

“Maka itu Pemko Medan harus peduli dengan keluhan warga disana. Seluruh Panti Asuhan jangan pilih kasih,” tegas Sudari saat berkunjung ke Dinas Sosial Kota Medan, Selasa siang.

Dikatakan Sudari yang duduk di Komisi II membidangi kesehatan masyarakat (Kesra) itu, saat situasi seperti saat ini Pemko Medan supaya cepat tanggap. “Prioritaskan mereka karena ketergantungan bantuan. Sekarang ini banyak pihak mengurungkan niat membantu karena wabah Covid. Pemko harus hadir,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan, Endar Sutan Lubis menanggapi masukan anggota dewan Sudari mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pendataan.

“Terima kasih atas masukannya, ini akan menjadi perhatian kami. Sesegera mungkin akan kami lakukan pendataan,” ujar Endar.

Disampaikannya, selama ini pihaknya memiliki data jumlah Panti Asuhan yang ada di Kota Medan sekitar 107 unit. “Akan kami data kembali termasuk jumlah anggota masing masing,” paparnya. (lamru)

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com