Connect with us

Politik

Zulhas: PAN Tidak Koalisi, Tidak Oposisi

Published

on

Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) saat penutupan Kongres V PAN Rabu (12/2/2020). (Foto : ANTARA)

Geosiar.com, Kendari – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa partainya tidak akan masuk koalisi pemerintahan ataupun menjadi oposisi. Hal itu diutarakannya usai menutup Kongres V PAN yang digelar di Hotel Claro, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020) malam.

“Kami tidak masuk koalisi dan tidak oposisi, Saya kan tidak dukung Pak Jokowi, Ya nggak mungkin kita bisa masuk ke sana biarkan saja kita seperti ini,” ujar Zulhas dikutip dari ANTARA, Kamis (13/2/2020).

Dengan demikian, besan Amien Rais ini mengatakan bahwa partainya lebih seperti mitra kritis yang bisa memberikan masukan dan solusi atas permasalahan yang dihadapi negeri ini.

“Jadi kalau masuk tidak, tapi kalau oposisi juga tidak, Kita akan menjadi mitra yang kritis bisa memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi bangsa ini,” lanjutnya.

Selain itu, mantan Ketua MPR RI ini menganggap kalau PAN menjadi pihak oposisi, maka akan merugikan partai itu sendiri.

“Kalau oposisi itu sudah diambil “tagline”-nya oleh Partai Keadilan Sejahtera. Kalau kita ikut masuk ke situ akan sangat merugikan kita saya yakin itu,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ia menegaskan partainya harus menentukan posisi yang tepat agar ke depannya tidak mengalami kesulitan.

“Karena itu kami harus menentukan ‘positioning’ dengan siapa kita mesti berteman paling tidak kita tidak bermusuhan dengan banyak orang. Karena kita ini adalah multipartai tidak mungkin kan sendirian pilkada, apalagi pilpres. Oleh karena itu, suka atau tidak suka kita perlu teman banyak sehingga kita bisa posisi ketiga di Pemilu 2024,” pungkasnya.