Connect with us

Nasional

Korban Meninggal Virus Corona Tembus 1.355 Orang

Published

on

Petugas medis dengan pakaian pelindung merawat pasien di Pusat Konferensi dan Pameran Internasional Wuhan, yang diubah menjadi rumah sakit sementara untuk menerima pasien dengan gejala ringan akibat virus novel corona, di Wuhan, provinsi Hubei (Genpi.co)

Geosiar.com, Beijing – Jumlah korban meninggal dan kasus baru virus Corona COVID-19 di China yang telah dikonfirmasi semakin melonjak. Perubahan ini terjadi ketika parameter diagnosis berubah.

Korban meninggal dari provinsi Hubei tercatat 242, menjadikan angka kematian di China menjadi sebanyak 1.355. Otoritas provinsi yang menjadi sentra penyebaran penyakit mematikan itu juga melaporkan lonjakan dalam jumlah kasus baru yang mencapai 14.480. Hal ini membuat jumlah total orang yang terinfeksi oleh virus itu menjadi hampir 60 ribu di China dan mengarah ke angka 60.015 kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia.

Berdasarkan pernyataan resmi dari pemerintah Hubei, lompatan besar datang karena kasus-kasus yang didiagnosis secara klinis sekarang akan dimasukkan dalam jumlah kasus yang dikonfirmasi.

Menurut pernyataan Kantor Umum Komisi Kesehatan dan Kesehatan Nasional dan Kantor Administrasi Negara Obat Tradisional China mengeluarkan rencana diagnosis dan perawatan untuk Pneumonia Virus Corona Baru dengan menambahkan diagnosis klinis ke klasifikasi diagnosis kasus di Provinsi Hubei.

“Agar pasien dapat menerima pengobatan standar sesuai dengan kasus yang dikonfirmasi sedini mungkin untuk lebih meningkatkan tingkat keberhasilan pengobatan,” bunyi pernyataan itu, dilansir dari TVNZ pada Kamis (13/2/2020).

Angka-angka tersebut menjadi lompatan besar dari hari-hari sebelumnya, di mana proses karantina tampaknya mendapatkan jumlah kasus terkonfirmasi yang berada di bawah kendali.