Connect with us

Olahraga

Coppa Italia: Duel Sengit AC Milan Vs Juventus

Published

on

Ilustrasi pertandingan AC Milan Vs Juventus.

Geosiar.com, Olahraga – Semifinal Coppa Italia leg pertama akan menjadi duel sengit di ajang tersebut. Pasalnya, Juventus akan melawat ke markas AC Milan di San Siro dan menjadikan laga ini sebagai momentum kebangkitan pada Jumat (14/2/2020) dini hari WIB.

Seperti diketahui, Cristiano Ronaldo cs gagal meraih hasil positif pada laga terakhir karena secara mengejutkan kalah 1-2 dari Hellas Verona pada pekan ke-23 Serie, Minggu (9/2/2020). Akibat hasil minor tersebut, Juventus terdongkel dari puncak klasemen sementara Serie A.

Maka dari itu, I Bianconeri menjadikan laga melawan AC Milan sebagai momentum kebangkitan. Sebab, jika kalah lagi makan pelatih Maurizio Sarri akan semakin terancam pemecatan.

Gawatnya, AC Milan justru sedang dalam tren positif. Meski Milan baru saja menanggung kekalahan 2-4 dari Inter Milan di Liga Italia, tapi I Rossoneri mampu bermain bagus dan unggul dua gol lebih dulu.

Oleh karena itu, laga dini hari nanti bisa dikatakan sebagai duel tim terluka lantaran menderita kekalahan di Serie A. Kedua tim punya kesempatan yang sama untuk menebus kekecewaan di Coppa Italia. Itulah mengapa duel ini diprediksi akan sengit.

Anemo pendukung kedua klub juga terlihat dari hasil penjualan tiket yang laris manis. Diwartakan Football Italia, sudah ada 70 ribu tiket yang terjual. Artinya, pertandingan Juve vs Milan nanti memiliki jumlah penonton terbanyak dalam sejar semifinal Coppa Italia.

“Jumlah penonton paling tidak bakal mencapai 70 ribu, rekor untuk fase semifinal Coppa Italia.”

Perbedaan jumlah penonton terlihat dari penjualan tiket partai lain semifinal Coppa Italia leg pertama yang oleh Inter Milan Vs Napoli. Penjualan tiket pada laga tersebut tercatat 59.601.

Olahraga

Shin Tae-yong: Timnas Indonesia Jalani Latihan Fisik Berat

Published

on

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong

Geosiar.com, Olahraga – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong melaporkan bahwa seluruh skuad Garuda menjalani latihan yang berat setiap hari sejak sejak 15 Februari 2020. Ia menyebutkan faktor kelelahan menjadi alasan kekalahan Irfan Bachdim dkk atas Persita Tangerang 4-1 dalam laga uji coba di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

“Setiap pagi ada weight training dan setiap sore kami latihan fisik 40 menit setiap latihan,” kata Shin Tae-yong di Stadion Madya, Jakarta, Jumat, 21 Febrauri 2020.

Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, Saddil Ramdani dkk dengan label pemain timnas seharusnya dapat melewati semua program latihan.

“Mereka harusnya bisa melawan diri sendiri supaya bisa mengenjot stamina,” ungkap mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu.

“Karena kondisi badan tidak fit maka pertandingan tidak baik juga, makanya ke depan harus ada latihan strategi karena selama ini latihan fisik,” tambah Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong menambahkan, para pemain timnas baru bergabung selama seminggu jadi kekompakannya belum tampak. Hal tersebut berbeda dengan klub Pendekar Cisadane yang telah berlatih selama beberapa bulan.

“Jadi hasilnya begini,” ujarnya.

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan yang ikut menyaksikan laga persahatan itu mengatakan bahwa hasil akhir bukan menjadi tujuan utama dari pelatih Shin Tae-yong.

“Secara penampilan kita memang tidak menuju hasil akhir tetapi kita melihat bagaimana peningkatan fisik,” ungkap pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Ia mengatakan sempat berdiskusi dengan Shin Tae-yong pada jeda babak pertama ketika skuad Garuda juga tertinggal dengan skor 2-1. Menurut dia, juru taktik asal Korea Selatan itu ingin melihat bagaimana cara Irfan Bachdim dan kawan-kawan dalam menjalan instruksi yang diberikan selama latihan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, hasil uji coba timnas ini menjadi bahan analisis staf kepelatihan untuk menentukan pemain yang bakal diturunkan dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022.

Continue Reading

Olahraga

Messi: Aku Senang Kalau Neymar Kembali ke Barcelona

Published

on

Neymar dan Lionel Messi

Geosiar.com, Barcelona – Pesepakbola Barcelona Lionel Messi mengakui bahwa dirinya berharap Neymar kembali. Messi yakin Neymar juga masih memikirkan untuk ‘pulang’ kembali ke Camp Nou.

Diketahui, Neymar meninggalkan Barcelona setelah empat tahun bergabung ke Paris St. Germain (PSG) pada musim panas 2017. Selama berkostum Azulgrana, megabintang Brasil itu sukses memenangi delapan medali juara, dua LaLiga, tiga Copa del Rey dan Liga Champions. Termasuk menjadi tumpuan Barca saat memenangi treble pada 2015.

Barcelona pada musim panas lalu telah berusaha mengeluarkan Neymar dari Parc des Princes usai si pemain menginformasikan kepada PSG bahwa dia ingin pergi. Akan tetapi seluruh tawaran Barca ditolak.

“Neymar adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan aku akan senang kalau dia kembali,” ungkap Messi kepada Mundo Deportivo seperti dikutip dari Sky Sports.

Messi menilai Neymar merupakan orang yang sangat ceria dan mudah tersenyum. Menurutnya, Neymar menikmati dirinya sendiri di dalam bahkan di luar lapangan.

“Memang wajar kalau fans merasakan (sakit hati tentang potensi kembalinya dia) karena cara dia pergi, dan juga hal itu terkadang menggangguku karena kami sudah mencoba segalanya untuk mencoba meyakinkan dia agar dia tidak melakukannya,” kata pemenang Ballon d’Or enam kali itu.

“Pada akhirnya, kami semua ingin menang. Kami semua ingin memiliki pemain-pemain terbaik dan begitu juga dengan fans, yang ingin menyaksikan permainan sepakbola yang hebat dan sukses,” tambahnya.

“Kupikir dia menyesal tentang apa yang dia lakukan dan tahun lalu dia mencoba keras untuk kembali,” tutup Messi.

Continue Reading

Olahraga

Messi: Barcelona Bukan Favorit di Liga Champions

Published

on

Lionel Messi

Geosiar.com, Olahraga – Barcelona belum mampu menjejak final Liga Champions sejak 2014/2015. Musim ini Lionel Messi juga mengakui timnya bukanlah favorit juara.

Barcelona terakhir kali mengangkat trofi Liga Champions pada musim 2014/2015. Pada musim tersebut, Blaugrana memenangi treble di bawah arahan Luis Enrique.

Empat musim setelahnya, Barcelona tidak bisa mencapai final. Messi dan skuat lain tiga kali terhenti di perempatfinal dan sekali kandas di semifinal.

Lebih menyesakkan lagi, cara Barcelona tersingkir dalam dua musim terakhir. Mereka didepak Liverpool setelah unggul 3-0 di leg pertama (agregat 3-4) pada musim lalu, sedang musim sebelumnya disingkirkan AS Roma usai menang 4-1 pada pertemuan pertama (agregat 4-4, kalah gol tandang).

Barcelona musim ini akan menghadapi Napoli di babak 16 besar. Namun Messi mengakui timnya tidak berada di level untuk memburu gelar juara.

“Kalau kami ingin mengincar titel Liga Champions, kami perlu melanjutkan pertumbuhan tim. Karena saya rasa pada saat ini, kami tidak berada di level untuk bertarung memperebutkan titel,” tuturnya seperti dikutip dari ESPN.

Kans Barcelona melangkah sampai partai puncak memang sulit bila menimbang skuad yang sedang pincang. Los Cules diperkirakan kehilangan Luis Suarez serta Ousmane Dembele hingga musim berakhir.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com