Connect with us

Sumut

Kadin Sumut Kunker ke PTPN IV, Bahas Pengembangan SDM

Published

on

Rombongan Kadin Sumut yang dipimpin Ivan Iskandar Batubara saat audiensi ke kantor Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN IV, Rizal H. Damanik, Rabu (5/2/2020). (Foto : Dok/Kadin Sumut)

Geosiar.com, Medan – Kamar Dagang dan Industri Indonesia Sumatera Utara (Kadin Sumut) melakukan kunjungan kerja ke PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV, pada Rabu (5/2/2020). Audiensi itu dihadiri Ketua Umum Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara didampingi Santri Sinaga, Hendra Arbie, Timbas Prasad Ginting, serta Hendra Utama, dan diterima oleh Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PTPN IV, Rizal H. Damanik.

Dalam kunker itu, Kadin Sumut membahas tentang pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sumut, khususnya dalam upaya menjadikan sektor perkebunan menjadi industri sehingga ekspor tidak lagi dalam bentuk komoditi bahan baku tetapi sudah menjadi produk jadi yang akan membuat nilai tambah.

“Peningkatan SDM sangat penting karena minat anak muda di sektor pertanian dan perkebunan sudah jauh menurun,” ujar Ketua Umum Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara.

Selain itu, Kadin juga berjanji, melalui Omnibus Law nantinya, akan memperjuangkan agar regulasi yang menghambat di sektor perkebunan dihilangkan, sehingga usaha bisa lebih lancar. Misalnya, penggunaan energi bio diesel yang bersumber dari kelapa sawit juga sedang diperjuangkan sehingga diharapkan menjadi mandatory nasional tidak saja B-30 bahkan sampai B-100.

“Dengan adanya pengembangan kawasan industri strategis nasional di Sumut, maka sangat diperlukan SDM yang memiliki kompetensi di bidangnya. Untuk melakukan pelatihan dan peningkatan SDM tentunya Kadin Sumut siap bekerja sama dengan PTPN IV,” lanjut Ivan.

Dalam upaya pemanfaatan aset PTPN IV, kata Ivan, bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta. Untuk itu, Kadin Sumut juga bersedia menggandeng investor, lokal maupun dari luar, sehingga aset tersebut memiliki nilai tambah bagi pengembangan PTPN IV.

“PTPN IV juga akan menjadi anggota Kadin untuk memenuhi kewajiban dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1987 tentang KADIN, sehingga akan semakin meningkatkan sinergi nasional antar pelaku usaha di Indonesia,” pungkasnya.