Connect with us

Sumut

Audiensi dengan Konsul Malaysia, Kadin Medan Ingin Perkuat Kerjasama

Published

on

Audiensi Pengurus Caretaker Kadin Medan ke kantor Konsul Malaysia, Aiyub Omar di Medan, Rabu (12/2/2020). (Foto : Dok/Kadin Medan)

Geosiar.com, Medan – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Medan mengadakan pertemuan dengan Konsul Malaysia di Medan, Rabu (12/02/2020). Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat kerjasama yang terjalin antara pengusaha di Medan dan Malaysia.

Audiensi itu dihadiri Ketua Caretaker Kadin Medan Santri Azhar Sinaga, didampingi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Caretaker Kadin Medan, Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM dan Muhammad Dahli Ibrahim, serta anggota Caretaker Arman Chandra, Irfansyah, Gerald P Siahaan dan Sekretariat Misran Ari. 

Rombongan Kadin Medan diterima langsung oleh Konsul Malaysia, Aiyub Omar. Menurut Aiyub, audiensi ini akan semakin memperkuat kerjasama yang terjalin antara pengusaha Sumut dan pengusaha Malaysia.

“Selama ini sudah banyak kerjasama yang terjalin antara pengusaha Medan dengan Malaysia. Dengan kunjungan ini, semoga hubungan kerjasamanya dapat berjalan sesuai harapan dan semakin menguat,” ucap Aiyub Omar. 

Sementara itu, Ketua Caretaker Kadin Medan, Santri Azhar Sinaga juga menaruh harapan yang sama, yang mana kerjasama yang sudah terjalin selama ini dapat semakin ditingkatkan, hingga nantinya akan menambah manfaat positif bagi kedua belah pihak.

Kemudian, Hendrik H Sitompul yang juga Ketua DPD Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut menambahkan, silaturahmi yang dilakukan Kadin dengan Konsul Malaysia ini diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusaha-pengusaha di Sumut khususnya Medan yang belum bergabung, untuk menjajal pasar Malaysia.

“Sebab, audiensi ini menjadi bukti nyata keseriusan Kadin Medan untuk memperkuat hubungan dagang dengan pihak Malaysia demi terwujudnya peningkatan neraca perdagangan Indonesia,” pungkas Hendrik.

Sejauh ini, Malaysia merupakan mitra dagang ke-5 terbesar Sumatera Utara (Sumut) setelah China, Amerika Serikat, India dan Jepang. Tercatat, nilai perdangan Malaysia dan Sumut mencapai US$ 520 juta pada tahun 2019.

Adapun produk-produk yang diperdagangkan di antaranya, polimer, baja, plastik, mesin industri, produk makanan dan lain sebagainya.