Connect with us

Dunia

Tewaskan Ribuan Orang, Trump Yakin Virus Korona Lenyap pada April

Published

on

Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS)

Geosiar.com, Washington – Donald Trump kembali berbincang terkait wabah coronavirus asal Wuhan, China. Kali ini presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) itu mengatakan bahwa virus yang telah menewaskan 1.016 orang per Selasa (11/2/2020) itu bakal hilang pada bulan April mendatang karena cuaca yang lebih panas.

“Virus biasanya akan hilang pada bulan April,” ujarnya kepada awak media di Gedung Putih, seperti dikutip dari AFP.

“Panas secara umum membunuh virus semacam ini,” tambahnya.

Presiden kontroversial itu membahas panggilan teleponnya dengan Presiden China Xi Jinping beberapa hari lalu. Trump menyatakan China yakin dapat menangani wabah yang telah menyebar ke 26 negara dan menjangkiti lebih dari 40 ribu orang itu.

“Saya telah berbicara panjang lebar dengan Presiden Xi dua malam lalu,” ujar Trump.

“Dia merasa sangat percaya diri selama bulan April, saat panas membunuh virus jenis ini. Itu akan menjadi hal yang baik,” lanjut Trump.

Kendati demikian, pernyataan Trump bertentangan dengan pernyataan banyak ahli sebelumnya. Salah satunya ialah dengan pernyataan Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS.

Sebuah makalah yang dibahas dalam dalam jurnal medis Inggris The Lancet pad 31 Januari lalu memperingatkan bahwa wabah mungkin masih akan tumbuh secara global hingga paruh kedua tahun ini meski epidemi itu mulai surut di Wuhan. Kota Wuhan yang ada di provinsi Hubei, China, adalah tempat pusat ditemukannya virus corona.